Pilpres 2019

Curhat Politikus Demokrat Pendukung Prabowo, Dibenci di Kampungnya : Hanya Dapat 1.000 Suara

Dialah Jansen Sitandaon. Ia sempat dibenci oleh warga di kampung halamannya sendiri, karena mendukung calon presiden nomor urut 02 tersebut.

Curhat Politikus Demokrat Pendukung Prabowo, Dibenci di Kampungnya : Hanya Dapat 1.000 Suara
Youtube.com
Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon 

"Kalau bicara 8 bulan kemarin (masa kampanye) sudah habis-habisan Partai Demokrat ini," kata Jansen Sitindaon.

Selain itu, Jansen Sitindaon juga beranggapan telah menghabiskan banyak tenaga serta cara untuk mendukung Prabowo-Sandi.

Namun, akhirnya Demokrat menjadi partai koalisi yang mengalami penurunan suara di pemilihan legislatif (pileg).

Penurunan suara Demokrat dianggap pemilih dari kaum minoritas untuk Demokrat beralih dukungan karena isu politisasi agama yang kencang terdengar dari kubu 02.

"Saya sendiri habis-habisan, bahkan Partai Demokrat itu satu-satunya Partai di koalisi 02 yang mengalami penurunan suara cukup signifikan karena isu politisisasi agama yang cukup keras itu tadi, khilafah segala macam yang paling kena dampak itu Partai Demokrat," ujarnya.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyapa pendukungnya saat kampanye terbuka di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (25/3/2019). Dalam kampanye tersebut Sandiaga Uno mengajak seluruh simpatisan untuk memenangkan dirinya serta Prabowo Subianto yang maju dalam Pemilu pada April mendatang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyapa pendukungnya saat kampanye terbuka di Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (25/3/2019). Dalam kampanye tersebut Sandiaga Uno mengajak seluruh simpatisan untuk memenangkan dirinya serta Prabowo Subianto yang maju dalam Pemilu pada April mendatang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

"Kami kehilangan kursi misalnya di Sulawesi Utara. Kami hilang kursi di Babel, kami hilang kursi di Bali, politik identitas, jadi ada 2 juta pemilih Demokrat minoritas yang kemudian lari karena mereka mepersepsikan ini serius benar ini dukung Prabowo begitu lah, ini serius benar."

Baca: Ini Alasan Putra SBY, AHY & Ibas Belum Kunjungi Prabowo, Sudah Temui Jokowi, Gus Dur & Megawati

Jansen Sitindoan lantas mengaku dirinya dibenci di kampung halamannya.

Tak hanya itu ia juga diberi 1.000 suara untuk pileg karena Demokrat memutuskan untuk berkoalisi dengan Prabowo Subianto.

"Saya ini habis-habisan 8 bulan kemarin, saya ini bukan hanya tidak dipilih orang di kampung saya ini, malahan dibenci, tempat lahir saya itu hanya memberikan 1.000 suara ke saya karena saking bencinya saya mendukung Pak Prabowo," tambahnya.

(Penulis: Rr Dewi Kartika H/Tribunjakarta.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Dukung Prabowo, Politikus Demokrat Ini Akui Dibenci di Kampungnya: Hanya Terima 1.000 Suara

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved