Berita Kabupaten Banjar

Drainase Depan Rumdin Wabup Banjar Keluarkan Bau Tak Sedap, Pemilik Warung Makan Menjelaskan Hal Ini

Beberapa anggota Satpol PP Kabupaten Banjar yang berjaga di rumah dinas Wakil Bupati Banjar sempat mencium aroma tak sedap dari drainase.

Drainase Depan Rumdin Wabup Banjar Keluarkan Bau Tak Sedap, Pemilik Warung Makan Menjelaskan Hal Ini
Banjarmasinpost.co.id/Hasby
Saluran drainase mengeluarkan bau tak sedap diduga limbah buangan dari salah satu rumah makan di pinggir Jalan A Yani Km 33 Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Beberapa anggota Satpol PP Kabupaten Banjar yang berjaga di rumah dinas Wakil Bupati Banjar sempat mencium aroma tak sedap dari drainase. Begitu pula anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar yang kantornya bersebelahan dengan kediaman H Saidi Mansyur itu.

Seorang anggota Satpol PP Kabupaten Banjar yang berjaga di rumah dinas tersebut mengatakan, bahwa bau ini sudah hampir sebulan. Jika hujan, baunya tidaklah begitu menyengat, tetapi setelah hujan mengeluarkan bau tak sedap.

Diperkirakan bau tak sedap itu berasal dari pipa yang disalurkan dari rumah toko yang dijadikan rumah makan samping Polres Banjar.

Anggota Satpol PP itu pun menunjukkan pipa besar yang terpasang dalam saluran drainase.

“Untungnya saat ini Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur masih belum ada di rumah dinas dan beliau belum mengetahui lagi tentang drainase yang saat ini bau sekali,” ucapnya.

Baca: Setelah Thor : Ragnarok, Chris Hemsworth & Tessa Thompson Reuni di Film Men in Black : International

Baca: NEWSVIDEO - Puluhan Ribu Jemaah Menghadiri Puncak Haul Ke-213 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary

Baca: Feri Penyeberangan Tenggelam di Dermaga Alalak Utara, Kadishub Sebut Ada Kelalaian dari Nahkoda

Salah seorang anggota PMI Kabupaten Banjar, Aminullah juga mengeluhkan adanya adanya bau tak sedap tersebut. Sumber bau berasal dari drainase.

“Terkadang mengeluarkan bau yang menyengat, apalagi saat sebelum ada hujan,” keluhnya.

Saat ditemui salah, satu karyawan rumah makan saat di wawancarai mengatakan, bahwa rumah makan tersebut pengelolaan limbahnya menggunakan saringan.
Saringan ada dua, yang pertama saringan berada di pencucian dan yang satunya di belakang tempat pembuangan hasil cucian.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar, Normansyah ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan di lapangan setelah libur hari raya Idul Fitri.

Pengelola rumah makan tersebut, Hidayat ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya membuang air limbah ke drainase hanyalah air bekas mencuci sayuran, air bekas mencuci piring dan gelas seusai digunakan konsumen serta mencuci alat masak.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved