Berita Banjar

Drainase Menganga di Martapura Bahayakan Pengguna, Bikin Warga Terperosok

beberapa titik atau lokasi di Martapura, lantai trotoar yang juga tutup drainase dibiarkan menganga, bahkan sempat meminta korban.

Drainase Menganga di Martapura Bahayakan Pengguna, Bikin Warga Terperosok
Banjarmasinpost.co.id/m hasby suhaili
Drainase ini tanpa penutup sehingga sering membuat pengendara terperosok kedalamnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Hujan deras mengguyur Kabupaten Banjar beberapa hari terakhir, beberapa kawasan di Martapura pun tergenang air hingga menutupi trotoar.

Parahnya, beberapa titik atau lokasi di Martapura, drainase dibiarkan menganga tanpa penutup, bahkan sempat meminta korban.

Diantaranya adalah trotoar di simpang tiga Sekumpul Martapura, persisnya pinggir jalan yang tembus ke Sungaiulin, satu bidang lantai trotoar terbuka.

Pantauan beberapa waktu lalu, karena hujan deras, ada yang terperosok ke dalam trotoar, dikarenakan ketinggian air menutupi trotoar sehingga lubang tersebut tak terlihat.

Kala itu, korbannya merupakan pengendara sepeda motor yang mencoba menghindari genangan air di badan jalan, dengan mengambil jalan ke pinggir melewati badan trotoar.

Baca: Pascalebaran, Wisata Loksado Ramai Dikunjungi, Dinas Pariwisata Tak Naikkan Tarif Masuk Pengunjung

Baca: NEWSVIDEO - Puluhan Ribu Jemaah Menghadiri Puncak Haul Ke-213 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary

Baca: Setelah Thor : Ragnarok, Chris Hemsworth & Tessa Thompson Reuni di Film Men in Black : International

Baca: Feri Penyeberangan Tenggelam di Dermaga Alalak Utara, Kadishub Sebut Ada Kelalaian dari Nahkoda

Ternyata, sepeda motor jenis empat tak pabrikan Jepang itu ban depan terperosok ke dalam dan bagian ban belakang terjungkal.

Pengendaranya pun sempat ikut terperosok, namun pria paruh baya itu cepat keluar dari lubang drainase tersebut. Proses evakuasi sepeda motornya, dibantu oleh warga sekitar.

Lantai trotoar yang juga menganga adalah di dekat simpang empat Az Zahra. Ukuran lubang hampir sama dengan lantai trotoar yang berada di simpang tiga Sekumpul Martapura tersebut.

Seorang warga Martapura, Asfi mengatakan, sebenarnya tidak hanya dua lokasi itu saja trotoar yang terbuka tanpa ada pemberitahuan tanda atau ditutup sementara.

Dirinya pun prihatin terhadap kondisi tersebut, karena memang sangat membahayakan pengguna jalan kaki.

"Harusnya cepat ada penanganan, karena sangat membayakan pengguna trotoar. Sepertinya trotoar-trotoar di Martapura ini belum ramah bagi pejalan kaki," keluhnya.

Baca: Demi Tata Kawasan Makam Datu Kelampayan, Pemprov kalsel Gelontorkan Rp 26,7 Miliar

Baca: Jadwal Ujicoba Timnas U-23 Indonesia vs Bali United, Laga Persiapan Jelang SEA Games 2019

Baca: Pertama Masuk Kerja Wakil Bupati Tanahlaut Abdi Rahman Langsung Pantau RSUD Hadji Boejasin

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Rahmadi ketika dikonfirmasi mengatakan, saat ini belum ada rencana penanganannya.

Meski demikian dirinya berjanji akan mengecek ke lokasi dan akan mengonsultasikan dengan seksi drainase untuk penanganannya, Senin (10/6/2019).

(Banjarmasinpost.co.id/M Hasby Suhaili)

Penulis:
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved