Berita HSS

Galuh Cantik Asal HSS Menyukai Bentuk Alat Musik Panting, Ananda: Persiapan Seleksi Paskibraka

Tertarik memainkan alat musik panting dikarenakan bentuknya unik dan bunyinya merdu. Itulah alasan Maulidiya Ananda menyukai instrumen musik khas

Galuh Cantik Asal HSS Menyukai Bentuk Alat Musik Panting, Ananda: Persiapan Seleksi Paskibraka
Maulidiya Ananda untuk banjarmasinpost.co.id
Maulidiya Ananda 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tertarik memainkan alat musik panting dikarenakan bentuknya unik dan bunyinya merdu. Itulah alasan Maulidiya Ananda menyukai instrumen musik khas Kalsel ini.

"Kata orang, kalau bisa main gitar pasti bisa main panting, tapi saya tidak bisa main gitar. Uniknya pula, ada orang belajar panting merasa susah dan menganggap lebih mudah memainkan gitar. Tapi saya kebalikannya, panting itu tidak pakai kunci (akord) seperti main gitar, makanya bagi saya lebih mudah," ungkapnya.

Gadis kelahiran Kandangan, 22 juni 2001 yang baru lulus dari SMAN 1 Kandangan ini tertarik memainkan panting saat persiapan seleksi Paskibraka Kabupaten Hulu Sungau Selatan pada 2017 lalu.

"Seleksi dulu di sekolah. Kata kakak pelatih, kalau mau seleksi tingkat kabupaten sebaiknya menampilkan kebisaan atau bakat misal menari atau memainkan alat musik tradisional. Nah, saya memilih panting," jelasnya.

Karena tidak lolos seleksi kabupaten, ia sempat berhenti bermain panting. Kemudian pada 2018 ada seleksi pemilihan Utuh Aluh HSS dan ia diminta pihak sekolah mewakili.

Baca: Polsek Tanjung Datangi Pasar Raya Bauntung, Kapolres Tabalong : Bisa Meminimalisir Tindak Kejahatan

Baca: Drainase Depan Rumdin Wabup Banjar Keluarkan Bau Tak Sedap, Pemilik Warung Makan Menjelaskan Hal Ini

Baca: Setelah Thor : Ragnarok, Chris Hemsworth & Tessa Thompson Reuni di Film Men in Black : International

Baca: NEWSVIDEO - Puluhan Ribu Jemaah Menghadiri Puncak Haul Ke-213 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary

"Saya latihan panting lagi dan alhamdulillah masuk 12 besar atau 6 pasang Utuh Aluh dan diberi penghargaan sebagai Aluh Hulu Sungai Selatan tahun 2018. Karena saya juara 1 jadi saya yang mewakili pemilihan Nanang Galuh provinsi. Bersama Utuh HSS kami memilih musik untuk ditampilkan di tingkat provinsi. Kolaborasi musik tradisional dan modern," paparnya.

Sekarang masih latihan panting terutama saat ada waktu kosong. Selain itu ia lebih fokus persiapan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

"Ada tiga guru saya bermain panting. Pertama kali Kak Didi. Kemudian saat mau seleksi Utuh Aluh lanjut diajari teman sekelas, M Ihsan Fansyuri. Pemilihan Nanang Galuh Kalsel diajari panting oleh Amin maulid, ia wakil IV Nanang HSS 2016 yang sekarang guru MAN 2 HSS," terangnya.

Putri dari pasangan Rusnani dan M Yuseri ini berharap musik panting digemari generasi muda, karena musik panting itu tidak kalah dengan musik modern.

"Semoga generasi muda mencintai alat musik tradisional agar bisa lestari dan berkembang," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved