Berita Regional

Wali Kota Berdiri di Depan Kantor, ASN yang Takut Terlambat Absen Lari Tergopoh sampai Ngos-ngosan

Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2019, sekitar pukul 07.26 WIB, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin berdiri di kantor BPPKAD

KOMPAS.com/A Faisol
Wali Kota Hadi Zainal Abidin sidak ke kantor OPD yang ada di kompleks kantor wali kota, Senin (10/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PROBOLINGGO - Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2019, sekitar pukul 07.26 WIB, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin berdiri di kantor BPPKAD sebelum pegawai datang, Senin (10/6/2019).

Melihat kepala daerah sudah standby di depan pintu masuk kantor, para pegawai negeri sipil ( PNS) kaget.

Karyawan BPPKAD pun berlarian menuju kantornya agar tidak terlambat absen sebelum jam 07.30. Para pegawai tampak ngos-ngosan dan antre mengisi absen finger print.

Aksi para pegawai itu terjadi di hadapan sang wali kota. BPPKAD berada dalam komplek yang sama dengan kantor wali kota.

Di BPPKAD, terdapat dua mesin absensi, satu khusus untuk ASN, satunya lagi merupakan mesin untuk tenaga harian lepas.

Baca: BREAKING NEWS - Polda Kalteng Diduga Amankan Dua Keluarga Dalam Penggerebekkan Kos di Palangkaraya

Baca: Pria Ini Sebar Foto Syur Mantan Kekasih, Alasannya Klasik karena Sakit Hati Diputus

Baca: Kisah Cintanya Berakhir, Mischa Chandrawinata Ungkap Kisah Haru dan Alasan Putus dengan Jessica Mila

“Data absensinya nanti diprint, diambil, supaya tahu mana yang absen atau belum,” kata Hadi.

Setelah dari BPPKAD, Hadi bergeser ke kantor Bagian Humas dan Protokol.

Di lingkungan sekretariat tidak ditemukan karyawan yang bolos kerja. Ada beberapa yang sakit dan sudah disertai surat dokter.

“Semua hadir. Tidak ada lagi manipulasi data karena OPD sudah pake finger print, absen menggunakan face dan sidik jari. Akan ada tindakan tegas apabila karyawan terlambat masuk kerja," ujar Hadi.

"Pukul 7.30 WIB semua harus sudah berada di kantor. Kegiatan semacam ini bukan hari pertama kerja usai cuti Lebaran saja. Saya akan lakukan kontrol, sidak, sampling ke OPD karena sudah kewajiban ASN untuk hadir tepat waktu,” tegas Hadi.

Di Pemkot Probolinggo terdapat lebih dari 4.000 ASN yang tersebar di berbagai OPD.

Jika nantinya data BPKSDM menunjukkan adanya karyawan yang absen, Hadi akan menegakkan aturan secara tegas.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved