Berita Banjar

Dinas LH Periksa Buangan Limbah Rumah Makan di Martapura yang Diduga Tebarkan Bau Tak Sedap

Dinas LH Kabupaten Banjar langsung memeriksa saluran pembuangan rumah makan di Kilometer 38 Martapura

Dinas LH Periksa Buangan Limbah Rumah Makan di Martapura yang Diduga Tebarkan Bau Tak Sedap
banjarmasinpost.co.id/m hasby suhaili
Dinas LH Banjar menanyakan proses buangan limbah cair rumah makan di Jalan A Yani Km 38 Martapura kepada karyawannya, Selasa (11/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Gerak cepat dilakukan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar menindaklanjuti keluhan beberapa anggota Satpol PP Banjar yang berjaga di rumah dinas wakil bupati Banjar dan anggota PMI Banjar, muncul aroma tak sedap dari saluran drainase.

Kepala Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Dinas LH Kabupaten Banjar, Yanuarsa bersama beberapa pegawai DLH langsung memeriksa saluran pembuangan rumah makan di Jalan A Yani Km 38 Martapura Kabupaten Banjar, Selasa (11/6/2019).

Yanuarsa bersama beberapa pegawai DLH memeriksa bagian dapur, memerika bak atau tempat penampungan air kotor serta saluran pembuangan limbah rumah makan tersebut.

Pihaknya juga bertanya seputar proses pembuangan limbah rumah makan yang tidak jauh dari Polres Banjar itu.

"Kami akan memberikan pembinaan, karena yang ada saat ini baru berupa penyaringan padatannya saja. Sementara untuk menangkap lemak dalam air harus menggunakan cara khusus," kata Yanuarsa.

Baca: Sultan Siap Maju Pilkada Cagub, KPU Kalsel : Harus Lepaskan Kursinya di Parlemen

Baca: Foto Prawedding Mendadak Dihapus! Rezky Aditya dan Patricia Razer Batal Menikah?

Baca: Penangkapan Terduga Teroris di Palangkaraya, Pengelola Bedakan : Penghuni Tak Pernah Bersosialisasi

Baca: Keanehan di Kuburan Dylan Sahara, Istri Ifan Seventeen Diungkap sang Ipar Saat Berziarah

Dia mengatakan, selanjutnya pihaknya mengarahkan rumah makan yang memiliki cabang franchise di berbagai daerah di Kalsel bahkan luar negeri itu untuk segera menginstall perangkat grease trap atau penjebak lemak minimal dua unit.

Dengan demikian, diharapkan agar air yang dibuang ke drainase Jalan A Yani Martapura sudah jernih dan tidak menebarkan bau yang mengganggu.

Selanjutnya, Dinas LH Kabupaten Banjar akan intens mengawasi progres arahan yang sudah diberikan kepada pengeola rumah makan tersebut.

Pihaknya menyayangkan rumah toko yang digunakan sebagai usaha kuliner itu tidak memperhitungkan jika digunakan sebagai rumah makan dengan pengelolaan limbah cairnya berbeda dengan limbah biasa lainnya.

"Ruko ini statusnya ternyata sewaan bukan sepenuhnya milik merk rumah makan tersebut," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved