Berita Kotabaru

Masih Ada Banjir di Kotabaru, 7 Rumah dan Jalan Raya Sejakah Terendam, Warga Harus Gunakan Perahu

Setidaknya, sepanjang lebih kurang sekitar 800 meter, jalan utama yang menghubungkan Kotabaru dan Desa Tanjung Pengharapan, tak bisa dilintasi.

Masih Ada Banjir di Kotabaru, 7 Rumah dan Jalan Raya Sejakah Terendam, Warga Harus Gunakan Perahu
HO/Polsek Pulaulaut Timur
Banjir Pulau Laut Timur Rendam Rumah dan Jalan Raya. Petugas membantu warga menaikkan motor ke atas perahu untuk melewati jalan yang masih terendam air. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Banjir yang terjadi pada Sabtu (8/6/19) lalu membuat sebagian wilayah Kotabaru terendam. Meski sehari setelah sebagian besar sudah surut, namun ternyata masih ada satu desa yang masih terdampak.

Pasalnya di RT 2 Desa Sejakah Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupten Kotabaru, masih merendam sejumlah rumah hingga Selasa (11/6/19). Sedikitnya ada sekitar 7 unit rumah yang masih terendam banjir.

Ketinggian air sebelumnya mencapai 110 cm, namun sudah mengalami penurunan menjdi 30 cm. Hanya saja, dampak dari banjir tersebut membuat jalan raya ke desa tersebut teredam air. Akibatnya, pengendara tak bisa melintas karena tingginya air yang merendam jalan raya.

Setidaknya, sepanjang lebih kurang sekitar 800 meter, jalan utama yang menghubungkan Kotabaru dan Desa Tanjung Pengharapan, tak bisa dilintasi. Pengendara bisa melintas bila menggunakan perahu.

Baca: Banjir di Tanbu dan Kotabaru Rusak Jalan Nasional, Ini  Ruas Jalan yang Tergerus Air

Kondisi tersebut dibenarkan Kapolsek Pulau Laut Timur Ipda M Hary Saputra. Dia mengatakan akses jalan tersebut masih terendam air setinggi 50 hingga 60 cm. Sekarang ini, sudah mulai turun, sebab sebelumnya ketinggian air mencapai 110 cm sejak Minggu (9/6/19).

"Banjir di Jalan Raya dari sekolahan SD Sejakah Rt 2 sampai dengan jembatan besi Sejakah sepanjang 500 samap 800 meter, tergenang air awal sedalam 110 cm sekarang tinggal 60 cm. Untuk menuju arah Sejakah dari Kotabaru atau sebaliknya harus menggunakan alternatif perahu atau kelotok yang sekali memuat hanya 3 sepeda motor dan maksimal 10 orang penumpang, " katanya.

Selain itu, juga sempat ada tanah longsor disamping jalan raya sebanyak 3 titik. Dari tiga titik itu masih ada satu titik yang menyisakan bebatuan yang bisa membahayakan pengendara roda dua di kawasan Desa Teluk Masjid.

Baca: Embung Tirawan Jebol, 2.840 Pelanggan PDAM Kotabaru Tak Dapat Air, Warga Andalkan AIr Hujan

Ipda Hari juga menyebutkan, di sepanjang Jalan Rawa Indah desa Bekambit, semula tergenang air sedalam lebih kurang 80 cm sudah berkurang tinggal 5 - 10 cm. Untuk melewatinya juga harus menggunakan perahu.

"Sementara ini mengalami penurunan, namun kami masih jaga-jaga karena hujan masih bisa turun, " katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved