Berita HST

Akses Jalan di Desa Hapingin Batang Alai HST Amblas, TNI Bersama Warga Membuka Jalan Sementara

Tak tanggung-tanggung, tanah yang amblas mencapai 100 meter dengan kedalaman mencapai satu meter dan lebar amblas mencapai dua meter.

Akses Jalan di Desa Hapingin Batang Alai HST Amblas, TNI Bersama Warga Membuka Jalan Sementara
HO/Humas Kodim 1002 Barabai
Anggota Kodim 1002 Barabai bersama warga memperbaiki jalan rusak di Batang Alai Utara, Kabupaten HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Akses jalan di Desa Hapingin Kecamatan Batang Alai Utara terputus akibat amblasnya tanah di sana.

Tak tanggung-tanggung, tanah yang amblas mencapai 100 meter dengan kedalaman mencapai satu meter dan lebar amblas mencapai dua meter.

Akibatnya, jalan di lokasi ini tak bisa di lalui oleh kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Untuk melintasi kawasan di sana, pengendara roda dua biasanya melintasi pekarangan rumah warga.

Untuk meminimaliasir dampak terputusnya jalann, masyarakat bersama anggota Koramil 1002-02/Ilung melakukan gotong royong pembuatan jalan alternatif sepanjang 300 meter dengan lebar dua meter, pada Rabu (12/6/2019).

Kepala Desa Hapingin, Abdul Salam, mengatakan kegiatan pembuatan jalan alternatif ini merupakan hasil koordinasi kepala desa Hapingin, Danramil 1002-02/Ilung, dan  warga masyarakat. Sehingga disepakati membuat jalan alternatif agar warga masyarakat dapat beraktivitas  kembali sebelum adanya perbaikan permanen dari pemerintah daerah.

Baca: Mencuri Komputer Jinjing di Ruang Guru SDN Baru HST, Pijiani Terancam Hukuman Pidana Tujuh Tahun

Baca: Kadis PUPR Kalsel : Rencana Balai SPAM Banjarbakula Berbentuk BLUD atau Perusda Masih Tahap Kajian

"Kami senang jalan aleternatif untuk akses warga sudah dibangun. Ini juga kesepakatan bersama warga. Bahkan warga juga bersedia untuk meminjamkan lahannya untuk jalan sementara," bebernya.

Danramil 1002-02/Ilung, Kapten Arh Sulasito, mengatakan gotong royong pembutan jalan alternatif ini penting dilakukan. Karena jalan ini merupakan Jalan Ilung Pasar Lama ini tembus ke Birayang dengan akas melewati Lok Basar, Limbar, Dangu, Hapingin, Manjabar, hingga Ilung Pasar Lama di Desa Hapingin Kecamatan Batang Alai Utara.

"Warga yang berpartisipasi ada 10 orang dan 30 anggota TNI," bebernya.

Sebelumnya, Bupati Hulu Sungai Tengah, A Chairansyah juga sempat meninjau langsung jalan longsor yang terjadi di Desa Hapingin Kecamatan Batang Alai Utara (BAU) Ilung bersama Plt Camat Batang Alai Utara Riswandi, dan Kepala Pelaksana BPBD Budi Haryanto, bersama Kabid Bina Marga A Noor Jauhari.

Chairansyah mengaku akan segera mencari solusi guna mengatasi amblas tanah di sana.

Sedangkan, untuk solusi jangka panjang pihaknya masih akan mempertimbangkan untuk melakukan merelokasi jalan atau melakukan penyiringan.

Baca: Harga Baru KPR Subsidi di Kalsel Rp 153 Juta akan Diterapkan Juni 2019, BTN Banjarmasin Tunggu Pusat

Baca: Dua Pemuda Gagal Edarkan Sabu, Keduluan Ditangkap Polisi di Pekapuran Raya, Ini Buktinya

Kabid Bina Marga, A Noor Jauhari, mengatakan jika perbaikan tak bisa dilakukan dengan cepat. Mengingat tanah di sekitar Hapingin masih labil.

Dikatakannya, untuk relokasi jalan dan penyiringan menggunakan besi baja sama-sama memerlukan biaya yang  besar.

"Untuk penyiringan secara swakelola dianggarkan Rp 200 juta untuk keperluan tanggap darurat sedangkan perbaikan permanen masih menunggu perencanaan penganggaran 2020," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved