Ekonomi dan Bisnis

Harga Baru KPR Subsidi Rp 153 Juta Diterapkan Juni 2019, REI Kalsel Tunggu Konfirmasi Dirjen PUPR

Untuk zona Kalimantan terdapat kenaikan harga rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) seharga maksimal Rp 153 juta.

Harga Baru KPR Subsidi Rp 153 Juta Diterapkan Juni 2019, REI Kalsel Tunggu Konfirmasi Dirjen PUPR
banjarmasinpost.co.id/mariana
Acara Halal Bihalal Keluarga Besar REI Kalsel di Mealbox Eat Fun Citraland, Rabu (12/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berdasarkan PMK 81/2019, Sri Mulyani akan membebaskan pungutan PPN bagi rumah subsidi untuk berbagai zona. Untuk zona Kalimantan terdapat kenaikan harga rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) seharga maksimal Rp 153 juta.

Selain itu Ketua DPD REI Kalsel, Royzani Sjachril di sela acara halal bihalal REI Kalsel, Rabu (12/6/2019) mengungkapkan, pada 2020 mendatang kembali alami kenaikan menjadi Rp 164 juta untuk Rumah Subsidi.

Mengenai tren kenaikan harga yang terjadi, Roy sapaanya mengaku tidak serta merta langsung menaikkan harga jual.

"Kami masih menunggu konfirmasi dari Dirjen Kementerian PUPR apakah harganya tetap saja atau ada tambahan mengikuti harga baru," kata dia.

Baca: Harga Baru KPR Subsidi di Kalsel Rp 153 Juta akan Diterapkan Juni 2019, BTN Banjarmasin Tunggu Pusat

Baca: Keluarga Besar REI Kalsel Gelar Halal Bihalal di Mealbox Eat Fun Citraland, PU BPost Turut Hadir

Menurutnya yang terpenting adalah pokok kredit bagi nasabah, subsidi uang muka masih ada atau tidak, tenor kredit dan lain sebagainya yang mengatur tentang teknis.

Kepastian realisasi harga baru tersebut akan berlaku mulai Juni 2019, namun tanggal pastinya masih menunggu konfirmasi Kementerian PUPR sebab harus melalui berbagai pertimbangan.

Selain KPR subsidi, ada pula KPR semi komersial yang rencananya bakal berlaku dengan harga Rp 153 juta. Perbedaannya terletak pada jumlah subsidi yang diberikan.

"Pemerintah memberikan potongan suku bunga kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebesar 5 persen selama jangka waktu 15 hingga 20 tahun, sedangkan menengah 12,8 persen atau mengikuti suku bunga komersil," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved