Berita Banjarmasin

Kecewa, Kadishub Kota Banjarmasin Tegaskan Tak Ikut Campur Lagi Rehab Kelotok Wisata Siring

Ia merasa kecewa pada satu oknum yang dianggap melanggar kesepakatan dari tiga SKPD yang mengurus perubahan desain kelotok tersebut.

Kecewa, Kadishub Kota Banjarmasin Tegaskan Tak Ikut Campur Lagi Rehab Kelotok Wisata Siring
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Sejumlah kelotok wisata di dermaga Manara Pandang Banjarmasin terlihat berjejer di Sungai Martapura, Siring Pierre Tendean, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik menyatakan lepas tangan untuk urusan yang berhubungan mengenai kelotok wisata, Siring Pierre Tendean Banjarmasin.

Ia merasa kecewa pada satu oknum yang dianggap melanggar kesepakatan dari tiga SKPD yang mengurus perubahan desain kelotok tersebut.

Ichwan menerangkan, sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Ketenagakerjaan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin telah membuat kesepakatan.

Di antaranya 88 anggota dalam kelotok pariwisata harus masuk koperasi. Sehingga apabila ada bantuan dari CSR maka sebut Ichwan bisa dijadikan dana bergulir.

Baca: Ini Ternyata Penyebab Kelotok Wisata Siring Pierre Tendean Kota Banjarmasin Pecah Jadi Dua Kubu 

Namun sebutnya malah ada pertikaian yang luar biasa dari 88 anggota tersebut. Bahkan semakin tajam karena adanya oknum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin yang dianggap memanas-manasi. Yakni dengan melakukan rehab pada dua unit kelotok yang tidak masuk koperasi tanpa sepengetahuan Dishub dan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Ketenagakerjaan.

“Ternyata ada oknum pariwisata yang jalan sendiri. Mau merehab tanpa sepengtahuan kami dan yang bersangkutan belum masuk koperasi,” ucap Ichwan.

“Akhirnya kami sepakat bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Ketenagakerjaan Kota Banjarmasin untuk tidak ikut campur lagi. Silakan dinas pariwisata menangani  sendiri. Mau kacau atau bagaimana, mau dibongkar atau tidak, saya tidak tahu urusannya lagi,” tegas mantan Kasatpol PP Kota Banjarmasin itu.

Kadishub Kota Banjarmasin, Ichwan Nur Chalik
Kadishub Kota Banjarmasin, Ichwan Nur Chalik (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Dia menegaskan, Dishub dan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan ketenagakerjaan tak ikut campur lagi dalam urusah rehab kelotok wisata tersebut. begitupun bagi penumpang yang berada di atas atap, Dishub sebut Ichwan tidak akan peduli. Ia membiarkan Dinas Pariwisata juga mengurus hal tersebut.

Baca: Berkah Masuk Top 10 Finalis Puteri Muslimah Indonesia 2019, Livia Kebanjiran Tawaran Endorse

“Izinya juga akan saya cabut semuanya. Mereka sebelumnya secara gratis sudah diberikan tujuh dokumen perizinan, baik pelayaran, izin mengemudi serta kelaikan kelotoknya,” ucap Ihcwan.

Sementara itu, menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ihsan Al Haque menegaskan bahwa pihaknya belum ada mengambil tindakan apapun. Apalagi sejak adanya keputusan yang diperoleh dari dinasnya serta Dishub dan Dinas Usaha Mikro dan Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu.

“Saya fikir ini baru dugaan saja. Mungkin bagusnya mari sama-sama duduk bermusyawarah dan menguraikan duduk persoalannya,” ucap Ikhsan.

Ia juga memastikan bahwa tak ada langkah lebih lanjut yang dilakukan oleh SKPDnya sebelum berkoorinasi dengan SKPD terkait. Terlebih ujarnya, Disbudpar hanya menyediakan fasilitas atau tempat mangkalnya kelotok wisata tersebut.

Adanya keterlibatan oknum pun dinyatakan Ikhsan hanya baru asumsi. Ia sendiri belum ada mengeluarkan kebijakan apalagi keputusan baik lisan maupun tulisan mengenai rehab kelotok tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved