Public Services

Khawatir Seni Madihin Menghilang, Ini Harapan untuk Disdikbud Kalsel

Saya termasuk penyuka Madihin. Kebetulan juga Abah, biasa tampil bawakan Madihin walaupun hanya sekadar tampil dadakan sukarela meramaikan suasana

Khawatir Seni Madihin Menghilang, Ini Harapan untuk Disdikbud Kalsel
istimewa/ferdi irawan
Ferdi Irawan saat tampil membawakan madihin di New Zealand 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Saya termasuk penyuka Madihin. Kebetulan juga Abah, biasa tampil bawakan Madihin walaupun hanya sekadar tampil dadakan sukarela meramaikan suasana kawinan keluarga.

Tapi meski begitu, adanya Madihin terbukti mampu mengangkat suasana acara. Yang saya khawatirkan Madihin semakin tergerus perkembangan zaman, sebab itu instansi terkait dalam hal ini Disdikbud Kalsel dapat terus mengambangkannya sehingga kesenian tradisional ini tidak menghilang. 087716282879

Kepada Disdikbud Prov Kalsel. Untuk memajukan budaya kesenian daerah khususnya Madihin dan juga supaya generasi-generasi sekarang khususnya pelajar cinta dengan Madihin saya mennyarankan kepada Disdikbud mngkn bekerja sama dengan Dinas Pariwisata agar sering mengadakan lomba Madihin antar pelajar se-Kalsel supaya kesenian Madihin tidak terkikis oleh zaman. 081253427104

TANGGAPAN:
KESENIAN Madihin merupakan salah satu kesenian Kalimantan Selatan, yang termasuk dalam kesenian yang perkembangannya cukup baik.

Kesenian yang berasal dari Desa Tawia, Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini sudah menyebar sampai ke seluruh penjuru Kalimantan Selatan, bahkan tersebar juga ke daerah Kaltim,.Riau dan Jambi.

Madihin secara resmi sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia asal Kalimantan Selatan. Artinya walaupun perkembangan Madihin yang sudah menyebar kemana-mana, Madihin tetap menjadi bagian kesenian kebanggaan Kalsel.

Upaya Disdikbud Prov Kalsel untuk mengembangkan seni budaya di daerah ini, termasuk Madihin sudah banyak dilakukan.

Diantaranya dengan mengadakan berbagai lomba. Madihin juga sudah kami masukan ke dalam bahan ajar, lewat program kegiatan GSMS ( Gerakan Seniman Masuk Sekolah).

Tentu apa yang sudah kami lakukan masih banyak kekurangan. Saran saudara untuk lebih sering lagi mengadakan Lomba Madihin, tentu akan kami perhatikan.

Terimakasih banyak atas masukannya. Mari kita bersama-sama melestarikan dan mengembangkan seni budaya kita. Salam budaya. Terima kasih.

Irwan Afiadin, Kasi Kesenian Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved