Kriminalitas HSS

Simpan 580 Butir Dexro Dalam Dompet, Herman Masuk Bui Polres Hulu Sungai Selatan

Seringnya pelaku penyalahgunaan obat keras Daftar G ditangkap hingga dijerat pidana, rupanya tak membuat mereka yang berbisnis obat

Simpan 580 Butir Dexro Dalam Dompet, Herman Masuk Bui Polres Hulu Sungai Selatan
Humas Polres HSS
Barang bukti 580 Butir obat dexro yang disita dari Herman. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Seringnya pelaku penyalahgunaan obat keras Daftar G ditangkap hingga dijerat pidana, rupanya tak membuat mereka yang berbisnis obat yang sering disalahgunakan untuk tujuan mabuk tersebut jera.

Adalah Herman (44), yang kedapatan menyimpan 580 Butir obar dexromertophen, dalam dompetnya, saat rumahnya di Desa Samuda Kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan digerebek .‎

Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya, melalui Kasubbag Humas Polres HSS Iptu Sugandhi Ranu, Rabu (12/6/2019) menjelaskan, Herman digerebek di rumahnya, setelah anggota Polsek Daha Selatan, dipimpin Kapolsek Iptu Helmi Wansyah menerima laporan masyarakat, bahwa di desa tersebut ada pengedar obat-obat keras Daftar G, yang sering disalah gunakan bukan untuk tujuan pengobatan, tapi untuk mabuk.

Baca: 3 Camat Ini Terancam Dicopot Itu Akibat Ulahnya Tak Sholat Idul Fitri 1440 H di Wilayahnya

Baca: Film Tentang Prostitusi Artis yang Melibatkan Vanessa Angel Akan Dibuat, sang Ayah Bereaksi Begini

Baca: Bandingkan Tampilan Terbaru Veronica Tan dan Puput Nastiti Devi yang Disebut Istri Ahok BTP

Anggota Polsek dipimpin Kapolsek langsung menindak lanjuti, dengan melakukan penyelidikan, hingga kemudian mendatangi rumah tersangka, dan melakukan penggeledahan badan, Senin, 10 Juni 2019 pukul 19.30 wita .

"Saat digeledah di tubuh Herman, ditemukan dompet di saku celananya. Saat dompet dibuka, ada 580 Butir dextro dalam dompet tersebut, beserta uang tunai Rp 173.000,"kata Gandhi.

Barang bukti berupa dompet, obat serta uang tunai tersebut kemudian di sita dan dibawa ke Mapolsek berserta tersangka, Herman.

Tersangka sendiri tak bisa berkelit, dan hanya bisa pasrah atas penangkapan dirinnya tersebut. Pidana penjara pun menanti, atas perbuatan melanggar hukum tersebut.

Hingga hari ini pekerja serabutan tersebut masih diperiksa dan masih ditahan di sel Mapolsek Daha Selatan.
(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved