Berita HST

Bawaslu HST : Laporan Dugaan Tindak Pidana Perubahan Suara Caleg Golkar Tak Dapat Dilanjutkan

DPD Partai Golkar HST melaporkan PPK Barabai dan Hantakan terkair dugaan tindak pidana perubahan perolehan suara Partai Golkar di Dapil 1 HST.

Bawaslu HST : Laporan Dugaan Tindak Pidana Perubahan Suara Caleg Golkar Tak Dapat Dilanjutkan
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Ketua Bawaslu HST, Ahsani ikut membantu menurunkan plang nama kantor Panwaslucam BAS, Senin (8/10/2018) pascabangunan tersebut dihanguskan api. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - DPD Partai Golkar Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaporkan PPK Barabai dan Hantakan terkair dugaan tindak pidana perubahan perolehan suara Partai Golkar di Dapil 1 Hulu Sungai Tengah tertanggal 9 Mei lalu.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, M Ahsani, membeberkan jika berdasarkan hasil pembahasan oleh Sentra Gakkumdu Kabupaten Hulu Sungai Tengah terhadap laporan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilihan umum dengan nomor register 002/LP/PL/Kab.HST/22.07/V/2019 perihal perubahan suara para calon legislatif Partai Golkar Dapil 1 Kabupaten Hulu Sungai Tengah oleh PPK Kecamatan Barabai dan Hantakan tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan dan dihentikan.

"Jadi karena tidak memenuhi unsur tidak pidana pemilu sebagaimana pasal 532 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum," bebernya.

Selain itu, menurutnya Badan Pengawas Pemilu sudah melakukan prosedur dan ketentuan peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2019 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suaea dan Penetapan Hasil Pemilu.

Baca: Korban Dugaan Pelacehan di Ponpes Limpasu Bertambah, Uwah Kembali Ajak Korban Melapor ke Polres HST

Berdasarkan hasil kajian Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Hulu Sungai Tengah terhadap laporan dugaan pelanggan tindak pidana pemilihan umum berdasarkan aturan tersebut juga tidak dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

"Kami juga sudah melaporkan hasilnya kepada terlapor," bebernya.

Menurutnya, laporan tak bisa dilanjutkan karena tak memenuhi syarat.

"Berdasarkan pemeriksaan kami memang tidak memenuhi syarat pidana pemilu," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved