Kriminalitas HSU

Korban Dugaan Pelacehan di Ponpes Limpasu Bertambah, Uwah Kembali Ajak Korban Melapor ke Polres HST

Korban kasus pelecehan yang terjadi pondok pesantren yang ada di Kecamatan Limpasu oleh pemimpin pondok, AJ (61), kini bertambah lagi.

Korban Dugaan Pelacehan di Ponpes Limpasu Bertambah, Uwah Kembali Ajak Korban Melapor ke Polres HST
Sumber Net/web resmi Polri
Polres HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Korban kasus pelecehan yang terjadi pondok pesantren yang ada di Kecamatan Limpasu oleh pemimpin pondok, AJ (61), kini bertambah lagi.

Korbannya, LS (15) warga Palangkaraya Provinsi Kalimantan Selatan. Saat menjadi korban LS baru berusia 10 tahun.

Kamis (13/6/2019) LS, bersama Khairullah dan bibinya Maruyah, melaporkan kejadian lima tahun silam ke Polres Hulu Sungai Tengah.

Maruyah menceritakan, jika keponakannya mengaku sudah enam kali digauli oleh AJ selama menjadi santri di sana.

Kondisi LS, bebernya saat persetubuhan terakhir dalam kondisi sakit dan berdarah pada kemaluannya. Namun, pihaknya baru berani melaporkan kejadian ini, lima tahun kemudian.

"Ya menurut pengakuan keponakan saya sudah enam kali," katanya.

Baca: Suami Gadaikan Istri Demi Uang Rp 250 Juta, Fakta kejadiannya Sangat Mengerikan Akibat Salah Bunuh

Selain LS sebenarnya ada empat korban lainnya yang sudah melapor ke Polres Hulu Sungai Tengah, yakni TA (9) warga Melak Provinsi Kalimantan Timur, KA (12) warga Barabai, SL warga Awayan Kabupaten Balangan, dan SR (19) warga Tamban Kebupaten Barito Kuala.

Maruyah membeberkan meski sudah melaporkan kasus pencabulan terhadap keponakannya yang terjadi lima tahun silam. Namun, hasil visumnya negatif. Sehingga, tuntutan pihaknya mengenai persetubuhan tak bisa dilanjutkan.

"Ya, kalau kata keponakan saya, mereka berdua sudah berhubungan layaknya suami istri," bebernya.

Sementara itu, orangtua korban KA (12) warga Barabai, Khairullah, terus menghimpun korban tindak kejahatan seksual di Limpasu.

Bahkan, terbongkarnya LS menjadi korban karena ia membuka posko pengaduan di jejaring sosial facebook.

Baca: Foto SBY Termenung di Makam Ani Yudhoyono Viral, AHY, Ibas, Annisa Pohan & Aliya Rajasa Lakukan Ini

"Dengan adanya pengaduan ini, kami harap ada lagi korban yang melapor," ujarnya.

Meski hasil visum LS negatif, beber Uwah sapaan akrabnya, pihaknya tetap melanjutkan laporan dengan tuntutan pelecehan terhadap anak.

"Kami hanya ingin mendapat keadilan," bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved