Berita Banjar

Lebaran Berlalu, 13 Perkara Perceraian Terdaftar di Pengadilan Agama Martapura

Pasca Hari Raya Idul Fitri, perkara perceraian di Pengadilan Agama Kelas IB Martapura masih tinggi.

Lebaran Berlalu, 13 Perkara Perceraian Terdaftar di Pengadilan Agama Martapura
banjarmasinpost.co.id/m hasby suhaili
Panitera Pengadilan Agama Kelas IB Martapura, Mukhyar 

“Ada 485 perkara perceraian karena perselisihan dan pertengkaran, urutan kedua faktor ekonomi sebanyak 154 perkara,” jelasnya.

Terkait tingginya angka perceraian, pihaknya menghimbau usia perkawinan supaya menyesuaikan dengan UU perkawinan, suami 19 tahun dan istri 16 tahun.

Ketidakharmonisan salah satu penyebab dominan karena perkawinan dilakukan pada usia muda, walau dapat dispensasi dari Pengadilan Agama.

“Karena melihat manfaat mudaratnya maka mengabulkannya, lalu KUA menikahkannya. Menjadi harapan kalau bisa janganlah masyarakat mudah menikahkan anak-anak yang belum sampai usia sesuai UU perkawinan,” ujarnya.

Baca: Kabar Duka Aktor Senior Robby Sugara Meninggal Dunia, Curhatan Pilu Sang Putra

Baca: Gagal Raih Podium di Mugello, Yamaha Pasang Target di Barcelona

Baca: Pendaftaran SBMPTN 2019 Untuk Beasiswa Bidikmisi, Simak Persyaratan yang Wajib Dilampirkan

Dia menambahkan, sepanjang 2017 ada 35 perkara yang mengajukan dispensasi nikah. Artinya yang orang tuanya mengetahui dan menyadari melanggar UU perkawinan maka mengajukan dispensasi tersebut.

Perlunya kesadaran untuk menjaga keutuhan rumah tangga ditengah era globalisasi dan merebaknya media sosial.

Istri hendaknya memposisikan diri sebagai ibu rumah tangga walau sebagai wanita karier.

“Bagi suami, hendaknya memperlakukan istri sebaik-baiknya. Bukan obyek tetapi mitra dalam membangun rumah tangga,” tambah Mukhyar. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved