Berita Kalteng

NEWSVIDEO : Ekspose Pengungkapan Kasus Terorisme Jaringan JAD, 34 Orang Ditangkap di Kalteng

Sebanyak 32 orang lainnya saat ini dititipkan di rumah singgah Dinas Sosial Kalteng untuk dilakukan pembinaan dengan pengawasan polisi

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Ekspos Pengungkapan Kasus Terorisme Jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) sebanyak 34 orang yang ditangkap di Kabupaten Gunungmas dan Palangkaraya, digelar di Mapolda Kalteng di Palangkaraya, Kamis (13/6/2019).

Dari sebanyak 34 orang yang diamankan polisi dalam penggerebekkan di Palangkaraya dan Kabupaten Gunungmas, tersebut, sebanyak 32 orang lainnya saat ini dititipkan di rumah singgah Dinas Sosial Kalteng untuk dilakukan pembinaan dengan pengawasan polisi

Penyidik Polda Kalteng terus melakukan proses hukum terhadap dua tersangka teroris benama Tommy dan Abdullah yang merupakan buron Polri ditangkap di Palangkaraya.

Dua orang tersangka teroris tersebut merupakan bagian dari kelompok Abu Hamzah meruoakan jaringan teroris yang selama ini bermarkas di Gunung Salak Aceh, sedangkan Tommy sendiri adalah kelompok Uzla yang berada di Kalteng.

Baca: Direskrimum Polda Kalteng Kombes Ignatius Agung Prasetyoko : Terduga Teroris Diintai Selama 6 Bulan

Baca: Polda Kalteng Sebut Dua Warga Kalteng Diduga Masuk Teroris Jaringan JAD Aceh

Baca: Foto-foto Penggerebekan Kelompok Terduga Teroris di Sebuah Barak di Palangkarya oleh Polda Kalteng

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Anang Revandoko, dalam jumpa pers, Kamis (13/6/2019) menerangkan, berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan hingga saat ini baru dua orang yang ditetapkan tersangka sedangkan yang lainnya masih terus dilakukan pendalaman.

"Untuk anak-anak dan wanita saat ini ditangani oleh tim dari kementerian sosial yang didatangkan oleh pusat, mereka yang terpapar ditangani oleh tim kemensos pusat, dibantu oleh lembaga lainnya seperti MUI dan Kemenag juga lembaga lainnya," ujarnya.

Dikatakan, sebanyak 32 orang yang diamankan dalam penggerebekkan di Palangkaraya dan Gunungmas sebagian dititipkan ke Dinas Sosial dan saat ini ditangani oleh tim Kemensos Pusat , namun terus dipantau petugas dalam pembinaanya, petugas tetap standby untuk menjaga mereka.

(banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved