Ekonomi dan BIsnis

Orderan Laundry Sepatu di Kota Banjarmasin Turun 10 Persen Pascalebaran 2019

Selama bulan Ramadan, jasa cuci sepatu di Banjarmasin mengalami peningkatan orderan hingga 16 pasang per hari, setelah Lebaran terjadi sebaliknya

Orderan Laundry Sepatu di Kota Banjarmasin Turun 10 Persen Pascalebaran 2019
Istimewa/Marzuki Dewantara.
Proses pembersihan sepatu di jasa cuci Docter Shoes Indonesia cabang Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jika selama bulan Ramadan, jasa cuci sepatu di Banjarmasin mengalami peningkatan orderan hingga 16 pasang per hari, setelah Lebaran terjadi sebaliknya.

Owner Laundry Docter Shoes Indonesia cabang Banjarmasin, Marzuki Dewantara mengatakan, pascalibur panjang Lebaran permintaan cuci cenderung sepi.

"Penurunan order kisaran 10 persen. Saat ini maksimal per harinya hanya ada orderan 10 pasang sepatu yang masuk," kata dia kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (13/6/2019).

Ditambahkannya, demi menyiasati sepinya pelanggan, promo potongan harga yang diberikan sebesar 50 persen untuk umum dan semua layanan yang tersedia diperpanjang akhir Juni 2019.

Jenis sepatu yang paling laris diterangkannya jenis sneakers. Kemudian yang juga sering gunakan jasa di Laundry yang beralamat di Jalan Cemara Raya jenis pantopel. Ada pupa jenis hill namun kuantitasnya masih sedikit dibanding sneakers dan pantopel.

Baca: Pascalebaran, Jasa Laundry dan Setrika di Kota Banjarmasin Alami Peningkatan Hingga 50 Persen

"Harga layanan kami bervariasi dari Rp 40.000-120.000 tergantung keperluan. Khusus bagi pelajar dan mahasiswa ada harga spesial," imbuhnya.

Hasil dari usaha yang bertempat di Jalan Cemara tersebut, diakui Marzuki, pihaknya mendapatkan omzet sebesar Rp 12 jutaan per bulan.

Dipaparkan Marzuki, ada tiga tahapan proses pencucian yakni chemicalas identification, proses pengenalan bahan sepatu agar mendapatkan zat kimia yang cocok untuk dipakai dalam proses pencucian sehingga dapat dipastikan bahan kimia tidak merusak bahan sepatu.

Kemudian tools identification, proses penentuan alat dan media yang digunakan untuk melakukan pencucian seperti kuas dan sikat apa yang digunakan, ataukah menggunakan alat khusus seperti spon suede, polisher dan lain lain. Pada tahap ini juga ditentukan bagaimana perlakan terhadap jenis sepatu yang berbeda beda treatmentnya.

Baca: Pemprov Kalsel akan Usulkan Sebanyak 72 Titik Geosite Meratus ke KCAG Nasional

Serta main process, proses pencucian yang dilakukan setelah dua tahap di atas dilalui, seperti wet clean, dry clean, painting dan unyellowing. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved