BPost Cetak

Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Polisi Ungkap Tersangka Dijanjikan Pekerjaan di Kalteng

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan di Kalimantan Tengah karena diduga terkait terorisme

Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Polisi Ungkap Tersangka Dijanjikan Pekerjaan di Kalteng
Humas Polda Kalteng
Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan di Kalimantan Tengah karena diduga terkait terorisme. Pemeriksaan berlangsung di Polda Kalteng.

Sementara ini dua orang di antaranya yakni Tom dan Abd telah dijadikan tersangka. Mereka adalah buronan Mabes Polri. Mereka dikenakan Undang-Undang Darurat. Polisi juga melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Ras, Muh, Sup dan Ans.

Sedangkan empat perempuan dewasa dan lima anak berusia 1-6 tahun, yang turut diamankan, dititipkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Secara keseluruhan ada 34 orang yang diamankan oleh Densus 88 Antiteror beserta Polda Kalteng. Sebanyak 15 orang diamankan dari sebuah bedakan di Jalan Pinus Permai III Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Palangkaraya pada Senin (10/6/2019) petang.

Baca: Mengunjungi Perajin Alat Musik Dayak di Gunungmas, Kecapi Harmuda Sampai ke Selandia Baru

Baca: Sanksi 15 ASN di TanahbumbuTunggu Hasil Sidang Tim, Gara-gara Tidak Masuk Kerja Usai Cuti Lebaran

Baca: Umur 93 Tahun, Dr Mahathir Mohammad Tetap Energik, Ini Rahasia Diungkap Perdana Menteri Malaysia

Baca: Demi Konten Youtube, Blogger Motor Ini Tewas Saat Mengendarai Motor Pakai Kaki

Mereka terdiri atas dua keluarga yang menyewa dua pintu bedakan. Sedangkan 19 orang lainnya diamankan di Kabupaten Gunungmas.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalteng Kombes Agung Prasetyoko, dalam ekspos kasus tersebut, Selasa (11/6), memaparkan kelompok ini datang dari Aceh dan Sulawesi.

Mereka, yang disebut polisi anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), datang ke Kalteng karena dijanjikan pekerjaan.

“Mereka datang ke Kalteng karena dijanjikan pekerjaan menambang emas di Gunungmas dan membabat kayu di kawasan tambang. Mereka yang tengah mengasingkan diri ini juga merencanakan pelatihan serta mengumpulkan logistik sebelum bertemu kelompoknya di Jakarta,” ujar Agung.

Polisi masih menggali siapa yang mendatangkan mereka. Namun dalam pemeriksaan diketahui dua di antara mereka adalah warga Kalteng. “Satu warga Palangkaraya dan satu lagi warga Gunungmas,” ujarnya.

Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya.
Polda Kalimantan Tengah melakukan penggerebekkan kelompok terduga teroris di sebuah barang di Jalan Pinus Permai III, Palangkaraya. (Humas Polda Kalteng)

Dalam jumpa pers, Selasa, Kapolda Irjen Pol Anang Revandoko memaparkan kelompok ini merupakan jaringan JAD Aceh.

Tom dan Abd adalah anggota kelompok Abi Hamzah yang merupakan perakit bom di Gunung Salak Aceh.

“Mereka sudah dibaiat (sumpah setia) dengan Abu Bakar al Bahkhadi, pemimpin ISIS di Irak dan Syria. Mereka memiliki tujuan ingin mengubah ideologi negara NKRI menjadi Khilafah,” ujar kapolda.

Baca: Kerap Berbusana Seksi, Kekasih Kevin Aprilio Jadi Sorotan, Vicy Melanie Ngaku Disuruh Pacar

Baca: Berharap Dapatkan Banyak Remisi, Ini yang Dilakukan Roro Fitria Selama di Lapas

Baca: Warga Bangka Belitung Heboh Suara Dentuman Disertai Getaran Misteriu, Ini Penjelasan BMKG

Tom dan Abd, menurut Anang, sempat mengikuti pelatihan di Aceh. Namun karena keburu ketahuan, mereka kabur dan berpencar ke Medan dan Kalteng.

Tak hanya memaparkan tentang penangkapan, Anang juga menunjukkan sejumlah barang hasil penggerebekan di bedakan Jalan Pinus Permai III. Di antaranya serbuk yang masih akan diuji tim Penjinak Bom, sejumlah buku agama, sejumlah peralatan elektronik seperti dinamo, gunting dan tang. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved