Berita Tapin

Petani Desa Hiyung Kabupaten Tapin Gelisah, Tanaman Lombok Membusuk Akibat Serangan Benda Ini

Sejumlah petani hortikultura tanaman lombok di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelisah

Petani Desa Hiyung Kabupaten Tapin Gelisah, Tanaman Lombok Membusuk Akibat Serangan Benda Ini
Dinas Pertanian Kabupaten Tapin
Petugas pengamat hama melalukan pengecekan tanaman lombok petani di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kamis (13_6_2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sejumlah petani hortikultura tanaman lombok di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelisah

Itu karena terdapat batang tanaman lombok mereka yang mengalami pembusukan sebelum buah lomboknya dipanen.

Junaidi, seorang petani lombok di Desa Hiyung menduga serangan terhadap tanaman lombok mereka menyebabkan produksi berkurang sekitar 30 persen.

"Saya menduga serangan jamur Fusarium," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (13/6/2019).

Menyikapi keluhan sejumlah petani, Junaidi berniat mengumpulkan sejumlah petani untuk menyampaikan kondisi itu kepada Pemerintah Kabupaten Tapin.

"Kami akan berkumpul dan memperlihatkan tanaman lombok kami yang terserang Fusarium," katanya.

Baca: Inilah 4 BUMN Indonesia yang Masuk Daftar Perusahaan Publik Terbesar di Dunia Versi Majalah Forbes

Baca: NEWSVIDEO - Ekspos Pengungkapan Kasus Terorisme Jaringan JAD, 34 Orang Ditangkap di Kalteng

Baca: Suami Gadaikan Istri Demi Uang Rp 250 Juta, Fakta kejadiannya Sangat Mengerikan Akibat Salah Bunuh

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tapin, Wagimin dikonfirmasireporter Banjarmasinpost.co.id terkait keluhan petani lombok di Desa Hiyung membenarkan.

Wagimin mengaku sudah meminta petugas pengamat hama dan penyuluh pertanian mengecek informasi dan keluhan petani lombok di Desa Hiyung.

Menurut Wagimin, kawasan pertanian lombok di Desa Hiyung dan Desa Sungairutas merupakan kawasan rawa lebak yang selama ini berhasil menanam lombok.

Kedua desa itu merupakan sentra budidaya tanaman lombok di rawa lebak yang rasa pedasnya sudah terkenal di Indonesia.

Menurut Wagimin, cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Tapin turut berpengaruh memunculkan cendawan, kemudian bedengan tanaman lombok petani perlu ditinggikan.

"Bedengan yang ada itu sudah lama dipergunakan petani. Itu juga bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tapin," katanya.
(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved