Berita Regional

Rencana Kemenhub Hapus Diskon Ojek Online, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Berkurang

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bakal menerbitkan aturan penghapusan diskon diskon pada transportasi berbasis online.

Rencana Kemenhub Hapus Diskon Ojek Online, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Berkurang
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Para driver ojek online Landu city bersaudara melakukan aktivitas sosial membagikan takjil 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI bakal menerbitkan aturan penghapusan diskon diskon pada transportasi berbasis online.

Penghapusan diskon ini akan keluar pada akhir Juni nanti bersamaan dengan tarif baru ojek online.

Menteri perhubungan, Budi Karya Sumadi menegaskan aturan ini sebenarnya bukan untuk melarang atau meniadakan diskon, tapi untuk membatasinya.

"Saya meluruskan aturan ini bukan meniadakan diskon, artinya diskon masih ada cuma lebih dibatasi dari segi waktu dan harga yang akan ditentukan Kemenhub," ujar Budi.

Kemenhub juga akan melibatkan Asosiasi Driver Online (ADO) dalam hal penentuan tarif, Kemenhub juga bakal mengevaluasi penerapan aturan baru yang sudah diaplikasikan 1 Mei lalu.

Baca: Hujan dan Angin Kencang Landa Tapin, Satu Pohon Tumbang di Halaman SMPN 1 Rantau Tapin

Baca: Gaji ke-13 PNS Bakal Cair Bulan Ini, Begini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani

Baca: Aksi Ibu Ayu Ting Ting Setelah Postingannya Dikaitkan dengan Raffi Ahmad, Umi Kalsum Tuliskan Ini

Baca: Rencana Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Bocor Saat Syahrini & Reino Barack Mesra di New Zealand?

Kosasih, driver ojek online mengatakan keberatan kalau diskon ini ditiadakan atau dibatasi, sebab akan berpengaruh pada pendapatan.

"Bulan kemaren kan tarif sudah naik, walaupun gak terlalu berpengaruh saya khawatir pendapatan berkurang," kata Kosasih.

Driver yang sudah narik selama 4 tahun ini menambahkan, kalau aturan yang dikeluarkan 1 Mei lalu memang tidak terlalu berpengaruh ke pendapatan, namun diskon sangat perlu untuk menarik minat pelanggan.

Hal serupa juga dikatakan Fani, Mahasiswi yang sering menggunakan ojek online, ia mengatakan kalau diskon dibatasi atau bahkan ditiadakan akan mempengaruhi pengeluarannya.

"Agak khawatir juga sih, kalau diskon dibatasi kan pengeluaran transport saya bisa bertambah dan pendapatan driver bisa berkurang juga," kata Fani.

Baca: Direskrimum Polda Kalteng Kombes Ignatius Agung Prasetyoko : Terduga Teroris Diintai Selama 6 Bulan

Baca: Mau Roboh, Mohon Bantuan Rehab Rumah

Baca: Sosok Suami Citra Monica yang Laporkan Ifan Seventeen Bukan Orang Biasa, Bawa Bukti Hasil Visum?

Budi menjelaskan, jika 1 Mei lalu itu regulasi mengenai peraturan atas bawah agar pendapatan lebih baik kepada pengemudi.

 Sementara regulasi mengenai pembatasan diskon atau promo dimaksudkan agar tidak ada perang harga diantara pihak aplikator.

Artikel ini telah tayang di GRIDOTO.COM dengan judul Pembatasan Diskon Ojek Online Oleh Kemenhub Khawatirkan Pendapatan Driver Berkurang

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved