Berita HSS

Selama Operasi Ketupat Intan 2019, Ada 31 Lakalantas di Kalsel, Turun 23 Kasus Dibanding 2018

Operasi dalam rangka pengamanan lebaran dan pelayanan pemudik saat arus mudik dan arus balik dilaporkan menunjukkan keberhasilan jajaran Polda Kalsel.

Selama Operasi Ketupat Intan 2019, Ada 31 Lakalantas di Kalsel, Turun 23 Kasus Dibanding 2018
HO/Polres HSS
Apel konsulidasi Operasi kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2019 di halaman Mapolres HSS, Kamis (13/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Operasi Ketupat Intan dilaksanakan sejak 29 Mei sampai 10 Juni 2019 telah berakhir. Operasi dalam rangka pengamanan lebaran dan pelayanan pemudik saat arus mudik dan arus balik tersebut dilaporkan menunjukkan keberhasilan jajaran Polda  Kalsel  dalam menurunkan tingkat gangguan Kamtibmas khususnya untuk kasus kejahatan.

Kapolres HSS AKBP Deddy Eka Jaya, saat apel konsulidasi operas Ketupat Intan 2019, Kamis (13/6/2019) menyebutkan, gangguan Kamtibmas berdasarkan data Polda Kalsel mengalami penurunan 107 kasus, atau 82,3 persen, ketimbang pada 2018.

Pada tahun 2018, tercatat 130 kasus kejahatan selama operasi Ketupat Intan. “Tahun 2019 ini, menurun menjadi 23 kasus,” katanya membacakan sambutan Kapolda.

Kenaikan justru terjadi untuk kecelakaan lalu lintas di jalan raya, dimana dalam kurun waktu 13 hari operasi Ketupat Intan, tercatat 31 kejadian kecelakaan lalu lintas, baik pengendara sepeda motor maupun mobil, dengan jumlah 31 kejadian. Dari sejumlah kejadian tersebut tercatat 16 orang meninggal dunia, lima orang luka erat dan 43 orang luka ringan. Adapun total kerugian materiil Rp 146.700.000.

Baca: Bupati H Achmad Firky Sosialisasikan Enam Seruan untuk ASN Pemkab HSS,  Ini Tujuannya

Kenaikan angka kecelakaan lalu lintas tersebit sebanyak 16 kejadian dengan korban meninggal naik enam jiwa luka berat baik lima orang dab luka ringan naik 34 orang pada 2018. Sedangkan kerugian materiil tahun sebelumnya tersebut Rp 109.100.000. Meski situasi kamtibmas di wilayah Kalsel  aman dan kondusif, Kapolda kata Kapolres  meminta jajarannya tak under estimate, tetap mewaspadai segala kemungkinan yang bisa terjadi.

“Kapolda juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas dukungan berbagai pihak, sehingga selama operasi Ketupat Intan 2019 bejalan tertib dan lancar. Khususnya dukungan Forkopinda, personel TNI/Polri serta masyarakat atas segala dukungannya dalam menjaga situasi daerah tetap kondusif,”kata Dedy.

Apel konsulidasi Ketupat Intan di Polres HSS
Apel konsulidasi Operasi kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2019 di halaman Mapolres HSS, Kamis (13/6/2019).

Sebelumnya, apel konsulidasi Operasi kepolisian Terpusat Ketupat Intan 2019 serta persiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilu di Polres HSS melibatkan perserta apel terdiri Pleton Denpon Kandangan, Pleton Kompi Senapan C 621 Kandangan, Pleton Kodim 1003 Kandangan, pleton Satlantas Polres HSS, Sabhara, jajaran Polsek dan Polres, Satreskrim, Sat Intelkam, Satpol PP, Dishub HSS serta Pramuka.

Apel dipimpin Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya, dihadiri Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, Dandim 1003 Kandangan Letkol Inf Suhardi Aji Sriwijayanto, Ketua ONS HSS Andi Andrianto, Kasi Pidana Umum  HSS Yandi S, Wakapolres Arief Himawan, serta jajaran pemerintahan HSS. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved