Pilkada 2020

Anggaran Pilkada 2020 Kalsel Rp 210 Miliar, Sebagian Dicairkan 2019

Penyelenggara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 di Kalsel diproyeksikan memakan anggaran setidaknya Rp 210 miliar

Anggaran Pilkada 2020 Kalsel Rp 210 Miliar, Sebagian Dicairkan 2019
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Adi Santoso 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyelenggara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diproyeksikan memakan anggaran setidaknya Rp 210 miliar.

Sebagai pengampu terkait penyelenggaraan Pilkada dari pihak Pemerintah Daerah, Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel sudah secara utuh menerima usulan dana anggaran dari penyelenggara dan pengawas Pilkada 2020 di Kalsel sebesar Rp 210 miliar.

Dimana menurut Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Adi Santoso, dari anggaran tersebut Rp 150 miliar untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel dan Rp 60 miliar untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalsel.

Anggaran dana tersebut pun sudah diajukan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dana cadangan Pilkada yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel dalam Rapat Peripurna yang dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Kamis (13/6/2019).

Baca: Gramophone Kini Jadi Benda Antik Langka, Pemutar Audio 3 in 1 yang Jadul

Baca: Andre Gondrong Diamanakan Satresnarkoba Polres Banjarbaru, Ini Kesalahannya

Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas U-23 Indonesia vs Bali United Jumat (14/6) Persiapan SEA Games 2019

Baca: Regrouping SD di Batola, Dosen FKIP ULM Moch Yamin : Patut Dipertimbangkan

Dijelaskan Adi lagi, walaupun mayoritas akan masuk dalam anggaran murni Tahun 2020, namun sebagian dana untuk keperluan ini sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Tahun 2019 ini.

Dimana di Tahun ini, KPU Provinsi Kalsel menerima Rp 12 miliar dan Bawaslu Provinsi Kalsel menerima Rp 1,5 miliar.

"Jadi nanti kekurangannya akan di anggarkan di TA 2020," kata Adi.

Terkait hal ini, Adi berharap usulan dan penyelenggaraan Pilkada 2020 di Kalsel oleh KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel dapat proporsional sehingga tak akan mengganggu proses dan tahapan Pilkada 2020 di Kalsel nantinya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved