Kompetisi Elite Pro Academy

Barito Putera Vs Madura United Kompetisi EPA PSSI Dipimpin Wasit Cantik Ini, Pernah Nyaris Dikeroyok

Bakal ada hal yang berbeda saat laga perdana Liga 1 I-18 Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) PSSI saat Barito Putera Vs Madura Unuted di kandang sendiri

Barito Putera Vs Madura United Kompetisi EPA PSSI Dipimpin Wasit Cantik Ini, Pernah Nyaris Dikeroyok
Istimewa
Wasit perempuan, Deliana Fatmawati Kaban (31) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bakal ada hal yang berbeda saat laga perdana Liga 1 I-18 Kompetisi Elite Pro Academy (EPA) PSSI saat Barito Putera Vs Madura Unuted di kandang sendiri Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu dan Minggu (15-16/6/2019).

Kemungkinan besar laga pembuka ini bakal dipimpin wasit perempuan yang memiliki lisensi c1, Deliana Fatmawati Kaban (31).

Bahkan wasit cantik ini sudah menginjakan kakinya di Banjarmasin bersama tiga wasit laki laki lainnya.

"Untuk leg pertama (Sabtu) saya kemungkinan besar hanya sebagai official wasit saja dulu tapi di kaga kedua baru jadi wasit 1 (wasit lapangan)," kata dia ditemui di Stadion 17 Mei Banjarmasin Jumat (14/6/2019) malam.

Deliana menambahkan ini bukan yang pertama dia memimpin menjadi wasit utama di sepakbola laki laki namun sudah sering terutama di kelompok umur 16 tahun.

"Baru saja kemarin memimpin Piala Kartini di Sawangan," tambah dia.

Baca: Dua Tim Muda Barito Putera Ini Yakin Raih Tiga Pin Lawan Madura United di Kompetisi EPA PSSI

Baca: Jelang Liga 2 2019- Frans Ingin Martapura FC Jajal Kemampuan Barito Putera, Ini kata Jacksen F Tiago

Sementara bagi sepakbola Banua khususnya di Stadion 17 Mei Banjarmasin ini mungkin sejarah pertama pertandingan dipimpin seorang wasit perempuan.

"Saya juga baru pertama ini datang ke Banjarmasin dan memimpin di stadion ini (17 Mei)," kata Deliana.

Kenapa memilih jadi wasit, Deliana mengaku awalnya dia memang berkecimpung di dunia bola utamanya futsal.

"Saya bahkan memiliki latar belakang kelulusan sebagai pelatih namun saya memilih sebagai wasit saja," ujar dia.

Mengenai pengalamannya selama memimpin Deliana mengaku banyak apalagi yang dia pimpin adalah sepak Ola laki laki.

Bahkan Deliana nyaris dikeroyok para pemain saat dia menjadi hakim garis di liga mahasiswa di Jawa Barat.

"Ketika itu jelas sekali offside lalu say angkat bendera meski terjadi gol. Sementara pemain sudah selebrasi namun dianulir. Saya lalu diserbu untungnya tidak terjadi kontak fisik," pungkas dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved