Berita Dunia

Wabah Penyakit Serang Otak, 53 Anak di India Meninggal, Diduga Akibat Leci Beracun

setidaknya 53 anak telah meninggal di India Utara dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

Wabah Penyakit Serang Otak, 53 Anak di India Meninggal, Diduga Akibat Leci Beracun
Dailymail
Diduga Akibat Leci Beracun, 53 Anak di India Meregang Nyawa 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Serangan penyakit misterius kini membuat risau warga di India. Penyakit yang menyerang otak ini, menyebabkan cukup banyak kematian terhadap anak-anak di negara itu.

Diduga penyakit yang menyerang otak ini dipicu oleh racun yang terdapat pada buah leci.

Melansir Grid.ID yang mengutip dari Dailymail, setidaknya 53 anak telah meninggal di India Utara dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

Penyakit yang menyerang otak ini sangat mematikan dan diyakini berkaitan dengan zat beracun yang ditemukan dalam buah leci, kata para pejabat kesehatan setempat.

Kematian pada anak-anak itu dilaporkan berasal dari dua rumah sakit di distrik Muzaffarpur, negara bagian Bihar, bagian timur negara itu yang terkenal dengan kebun leci yang subur.

Baca: Catat Jadwalnya, KPK Lelang Tokoh Marvel Hasil Gratifikasi Zumi Zola, Dijual Murah Hanya Rp 45 Juta

Baca: Gendong Anaknya, Mulan Jameela Jenguk Ahmad Dhani, Bawakan Makanan Kesukaan Suami

Baca: Ribut di Media Sosial China Airlines Layani Rute Jakarta-Makassar, Begini Komentar Kemenhub

Baca: Hal Ganjil Muncul Sebelum Ditemukannya Mayat di Terminal Antasari, Arwah Doyok Gedor-gedor Seng

Anak-anak tersebut awalnya menunjukkan gejala Sindrom Ensefalitis Akut (AES), kata pejabat kesehatan senior Ashok Kumar Singh.

Dia juga menambahkan sebagian besar dari mereka mendadak kehilangan glukosa dalam darah mereka.

"Departemen kesehatan telah mengeluarkan himbauan bagi orang-orang untuk merawat anak-anak mereka selama musim panas ketika suhu siang hari di atas 40 derajat Celcius (104 Fahrenheit)," ucap Singh.

Saat ini sedikitnya 40 anak telah mengeluh gejala yang sama dan sedang dirawat di unit perawatan intensif.

Kepala petugas medis dari Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Medis Sri Krishna, SP Singh menyampaikan pihaknya kini sedang berusaha untuk menyelamatkan anak-anak itu.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved