Berita Tapin

Dinsos Tapin Salurkan Kartu Keluarga Sejahtera Bantuan Pangan Non Tunai Kementerian Sosial

Kartu Keluarga Sejahtera Bantuan Pangan Non Tunai atau KKS BPNT yang dicetak Kemensos RI disalurkan Pemerintah Kabupaten Tapin

Dinsos Tapin Salurkan Kartu Keluarga Sejahtera Bantuan Pangan Non Tunai Kementerian Sosial
Dari Polsek Bakarangan untuk BPost
Inilah suasana penyaluran kartu keluarga sejahtera bantuan sosial pangan non tunai di pendopo Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Sabtu (15/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kartu Keluarga Sejahtera Bantuan Pangan Non Tunai atau KKS BPNT yang dicetak Kementerian Sosial Republik Indonesia disalurkan Pemerintah Kabupaten Tapin.

Penyaluran KKS BPNT Tahap I itu sudah berlangsung di dua kecamatan, yaitu Bakarangan dan Bungur. Berikutnya awal pekan ini menyusul di kecamatan lainnya.

"Penyaluran KKS BPNT sudah dijadwalkan sesuai wilayah Kecamatan. Tinggal 10 kecamatan yang belum disalurkan," ujar Riris, Koordinator Kabupaten BPNT dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (15/6/2019).

Menurutnya Dinas Sosial Kabupaten Tapin sudah membuatkan jadwal penyaluran KKS BPNT dan surat iti sudah ditembuskan kepada para Camat se Kabupaten Tapin.

Riris mengaku bantuan sosial pangan non tunai dulunya dalam bentuk bantuan beras sejahtera sebanyak 10 kilogram.

Baca: Postingan Luna Maya Buat Heboh Setelah Liburan Bareng Faisal Nasimuddin di Bali

Baca: Natasha Willona Minta Peluk ke Seseorang, Verrell Bramasta Atau Kevin Sanjaya?

Baca: Kondisi Balita Penderita Jeune Syndrom Semakin Sehat, Alfatih Fokus Turunkan Berat Badan

Baca: Perubahan Mencolok Kehidupan Mulan Jameela Pasca Ahmad Dhani Ditahan, Eks Maia Estianty Sorot Ini

Itu tidak lagi, karena sejak Juni 2019 ini, penyaluran bantuan pangan dalam bentuk non tunai bentuk kartu keluarga sejahtera.

Menurut Riris, BPNT adalah bantuan pangan berupa beras dan telur yang diberikan Pemerintah Pusat dalam bentuk kartu gesek.

Kartu gesek itu diperoleh di warung yang sudah ditunjuk oleh perbankan penyalur. Satu warung satu desa dimana domisili keluarga penerima manfaat atau KPM yang mendapat KKS.

Baca: Parkir di RSUD Ulin Diambilalih Dishub, Begini Penjelasan Humas RSUD Ulin

Baca: Jadi Tongkrongan Mahasiswa, Harga Makan di Cafe ini Sesuai Kantong Mahasiswa, Internetnya pun Ngebut

KKS BPNT itu tidak dalam bentuk tidak uang tunai. Tapi berupa beras dan telur yang nilainya Rp 110.000. Jatah itu harus habis setiap bulannya untuk dibelikan beras dan telur.

"Boleh beras saja kalau penerima ternyata punya ternak ayam petelur dan boleh telur saja kalau penerima ternyata petani padi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved