Pilkada 2020

DPW PPP Kalsel Tak Hanya Jadi Penonton di Pada Pilkada 2020, Tapi Juga Lakukan Ini

Walau mengalami penurunan perolehan suara yang signifikan pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2019, DPW PPP Provinsi Kalsel tak akan hanya jadi

DPW PPP Kalsel Tak Hanya Jadi Penonton di Pada Pilkada 2020, Tapi Juga Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Suwardi Sarlan, Wakil Ketua DPW PPP Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walau mengalami penurunan perolehan suara yang signifikan pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2019, DPW PPP Provinsi Kalsel tak akan hanya jadi penonton pada Pilkada 2020.

Hal ini di tegaskan Wakil Ketua DPW PPP Kalsel, Suwardi Sarlan.

Dijelaskan Politisi yang masih menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel ini, sebagai partai politik, PPP tentu akan ikut berperan mendukung pasangan calon Kepala Daerah baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalsel pada Pilkada mendatang.

"Yang jelas kami tidak akan jadi penonton saja karena Parpol punya anggaran dasar rumah tangga dan ada di dalam sistem politik ini," kata Suwardi Sarlan.

Tentu menurutnya pihaknya akan mendukung pasangan calon yang memiliki kesesuaian visi dan misi yang diusung dengan visi misi PPP.

Baca: BREAKING NEWS - Bayi Laki-laki di Semak Belakang Kantor Perindag Murungraya, 2 Pekan 3 Bayi Dibuang

Baca: Setelah Lebaran 2019, Kejari Kabupaten Banjar Tancap Gas, yang Dilakukannya Bikin Orang Bahagia

Baca: Setelah Lebaran 2019, Kejari Kabupaten Banjar Tancap Gas, yang Dilakukannya Bikin Orang Bahagia

Tak hanya itu, Ia juga nyatakan tentu akan mendukung kader-kader internal PPP yang memiliki kemampuan dan kredibilitas untuk maju dalam bursa pasangan calon Pimpinan Daerah.

Saat disinggung soal peluang Ketua DPW PPP Kalsel, Aditya Mufti Ariffin dalam Pilkada 2020, Suwardi nyatakan Aditya sebagai Sosok politisi muda Banua yang memiliki visi misi dan pengalaman tentu miliki peluang besar untuk eksis pada Pilkada di wilayah Kalsel.

"Ketua DPW juga miliki potensi bagus, diperhitungkan dan dipertimbangkan sebagai kader muda yang punya visi dan pengalaman untuk eksis di Kalsel," kata Suwardi.

Ia nyatakan saat ini masih ada waktu cukup panjang jelang gelaran Pilkada 2020, dimana masing-masing Partai politik juga memiliki kader-kader terbaiknya.

"Yang penting semua demi kemajuan Kalimantan Selatan," tutup Suwardi.

Sebelumnya dari hasil Pemilu Legislatif 2019, PPP alami penurunan lebih dari 50 persen jumlah kursi parlemen di tingkat Provinsi Kalsel, dimana pada periode 2019-2024 nanti, Partai ini hanya menguasai tiga kursi di Rumah Banjar.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved