Berita Banjar

Pasca Lebaran, Tiga Bahan Pangan Ini Masih Mahal di Martapura 

Meski momen harin raya Idulfitri 1440 Hijriyah telah sepekan berlalu, namun harga sejumlah bahan pangan di Kabupaten Banjar masih tinggi

Pasca Lebaran, Tiga Bahan Pangan Ini Masih Mahal di Martapura 
Banjarmasinpost.co.id/idda royani
STABIL - Pedagang bahan pangan di Kota Martapura sibuk beraktivitas. Pascalebaran, harga dan ketersediaan bahan pangan stabil. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Meski momen harin raya Idulfitri 1440 Hijriyah telah sepekan berlalu, namun harga sejumlah bahan pangan di Kabupaten Banjar masih tinggi.

Setidaknya ada tiga jenis bahan pangan yang harganya naik yakni ikan mas dan ikan nila segar serta jagung pipilan.

Harga ikan mas segar tertinggi yakni Rp 35 ribu dan tertinggi Rp 42 ribu. Harga rata-rata di pasar Kota Martapura Rp 37 ribu. Tercatat kenaikan sebesar Rp 2 ribu kurun waktu sepekan terakhir pascalebaran.

Sedangkan ikan nila segar harga terendahnya Rp 35 ribu dan tertinggi Rp 38 ribu, rata-rata di pasaran 36 ribu. Tercatat kenaikan harga sebesar Rp 1.000.

Sementara itu jagung pipilan harga terendahnya Rp 10 ribu dan tertinggi Rp 12 ribu. Harga rata-rata di pasaran Rp 11 ribu, tercatat kenaikan sebesar Rp 1.000.

Baca: Hantu Baru di Film Annabelle 3 Selain si Boneka Horor, Mungkinkah Akan Punya Film Sendiri?

Baca: BPBD Tapin Khawatirkan Pengendara Saat Hujan, Diimbau Tidak Berteduh di Bawah Pohon Penghijauan

Baca: Dilaporkan Bawaslu, Kini 5 Komisioner KPU Palembang Resmi Ditetapkan Tersangka

Baca: VIDEO Fabio Quartararo Jatuh Saat Hasil FP3 MotoGP Catalunya 2019 Spanyol, Alex Rins 1, Rossi?

Namun, ada juga bahan pangan yang harganya turun yakni cabai merah. Harga terendahnya Rp 45 ribu, tertinggi Rp 50 ribu dan harga rata-ratanya di pasaran Rp 48 ribu per kilogram atau turun Rp 4.000 dibanding momen lebaran lalu.

Kemudian, daging sapi juga mengalami penurunan harga sebesar Rp 5.000. Harga terendah saat ini Rp 125 ribu, tertinggi Rp 140 ribu. Harga rata-ratanya Rp 130 ribu.

Kol atau kubis juga turun sekitar Rp 3.000 per kilogram. Harga terendahnya Rp 11 ribu, tertinggi Rp 14 ribu dan harga rata-ratanya Rp 12 ribu.

Tomat pun turun sekitar Rp 4.000. Harga terendahnya Rp 14 ribu per kilogram, tertinggi Rp 18 ribu dan rata-rata harganya di pasaran Rp 16 ribu.

Penuturan kalangan pedagang di Martapura, bahan pangan yang mengalami penurunan harga karena memang permintaan menurun. Sebaliknya permintaan ikan nila dan mas tetap tinggi sehingga harga pun menanjak, apalagi pasokan berkurang.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved