Bisnis

Budidaya Ikan Dewa yang Menggiurkan, Saat Imlek Harganya Bisa Capai Rp 1 Juta

Bagi warga keturunan Tionghoa, ikan dewa tidak hanya selesai di atas meja makan. Ikan ini menjadi simbol hoki dan panjang umur.

Budidaya Ikan Dewa yang Menggiurkan, Saat Imlek Harganya Bisa Capai Rp 1 Juta
Dok/Wikipedia
Budidaya Ikan Dewa yang menjanjikan keuntungan besar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ikan Dewa adalah jenis ikan air tawar yang merupakan ikan khas Indonesia. Ikan ini sulit di jumpai di negara lain ahkan bagi masyarakat di Indonesia, ikan Dewa termasuk masih asing mendengarnya.

Namun, siapa sangka ikan yang kerap disebut ikan tambra ini punya nilai istimewa di pasaran.

Bagi warga keturunan Tionghoa, ikan dewa tidak hanya selesai di atas meja makan. Ikan ini menjadi simbol hoki dan panjang umur.

Maka dari itu, ikan dewa biasa ditemui dalam acara keluarga, perayaan hari besar maupun acara adat etnis Tionghoa. Termasuk juga dalam perayaan Imlek yang acap kali menjadi menu santapan wajib di meja makan.

Tak hanya bagi etnis Tionghoa, ikan dewa juga punya peran penting bagi adat Batak. Ikan ini sering disajikan dalam beberapa acara adat. Harga olahan ikan dewa yang dipatok untuk makanan di acara adat tersebut juga cukup tinggi.

Baca: Peringati Hari Lansia 2019, Nenek Rahmini Berjalan di Cat Walk ala ABG

Baca: Hanya Gara-gara Cekcok, Istri Kedua Habisi Pria di Manggarai, Begini Kronologisnya

Baca: Protes Paula Verhoeven ke Baim Wong di Pertunangan Jessica Iskandar & Richard Kyle, Cemburu?

Baca: Penerima Wana Lestari Tingkat Provinsi Kalsel 2019 Berhak ke Nasional Juli 2019, Ini Pemenangnya

Tak cuma itu, beberapa daerah lain yang ada di Indonesia juga menaruh rasa hormat terhadap ikan ini. Ambil contoh di wilayah Kuningan, Jawa Barat. Ikan ini menjadi ikan yang dikeramatkan warga sekitar.

Begitu juga dengan masyarakat di wilayah Lubuk Larangan, Sumatra Barat. Warga di daerah tersebut juga memberi nilai lebih ikan tersebut yang hanya boleh ditangkap dan dimakan satu tahun sekali saat perayaan Maulud Nabi Muhammad.

Melihat potensi bisnis dan nilai lebih dari ikan dewa tersebut, banyak pihak mulai membudidayakan ikan tersebut. Terutama di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Salah satu pembudidaya adalah Himawan, asal Desa Rancamaya, Bogor, Jawa Barat. Ia akui permintaan ikan dewa selalu meningkat dari waktu ke waktu.

"Apalagi saat Imlek, lonjakannya bisa dua kali sampai tiga kali lipat. Biasanya sebulan sebelum Imlek, pesanan sudah banyak, katanya.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved