Berita Tanahlaut

Genangan Banjir di Tala Mulai Surut, Air Dipastikan Tak Sampai ke Sekolah

Banjir berdampak kepada ratusan rumah di wilayah Desa Asamasam Kecamatan Jorong Tanahlaut.

Genangan Banjir di Tala Mulai Surut, Air Dipastikan Tak Sampai ke Sekolah
ist/media sosial
Kondisi banjir yang merendam sekitar 200 rumah di Asam-Asam Jorong Tanahlaut. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, TANAHLAUT - Banjir berdampak kepada ratusan rumah di wilayah Desa Asamasam Kecamatan Jorong Tanahlaut.

Meski begitu, banjir kali ini tidak sampai merendam sekolah di kawasan tersebut.

"Alhamdulillah sekolah tidak termasuk yang kena banjir," kata Muhammad Kusri Kepala Pelaksana BPBD Tanahlaut, Minggu (16/6/2019).

Dikatakan Kusri, sore tadi air yang merendam ratusan rumah di Asam-asam sudah mulai surut air dan berharap hujan tidak turun lagi.

Banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan juga terjadi di Kabupaten Tanahlaut. Diketahui banjir juga terjadi di Desa Asamasam Kecamatan Jorong dan merendam ratusan rumah warga.

Baca: Hasil Moto2 di MotoGP Catalunya 2019, Adik Marc Marquez Juara, Dimas Ekky Finish di Posisi Ini

Baca: Jebol Jendela, Napi Rutan Lhoksukon Aceh Utara Rusuh, Sekitar 50 Napi Kabur ke Permukiman

Baca: Demi Ikuti Pilbup Banjar, Said Abdulah Siap Lepas Jabatan Sekda Banjarbaru

Baca: 2 Ribu Hektare Rawa Kabupaten HST Bakal Diolah Menjadi Lahan Pertanian dalam Program Serasi

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tanahlaut ada sekitar 200 rumah warga yang terendam dengan total kepala keluarga 241 di delapan RT.

Diketahui RT yang terdampak banjir yaitu RT 1 dengan jumlah KK delapan dan jumlah jiwa 33, RT 5 dengan jumlah jiwa 35 KK dan 111 jiwa, RT 6 dengan 91 KK dan 321 jiwa, RT 7 dengan 44 KK dan 146 jiwa, RT 8 dengan 20 KK dan 73 jiwa, RT 9 dengan 5 KK dan 13 jiwa, RT 10 dengan jumlah KK lima dan jumlah jiwa 12, RT 10 dengan 30 KK dan 104 jiwa dan RT 8 dengan jumlah KK delapan dan 20 jiwa.

Banjir ini terang Kusri diduga akibat hujan yang mengguyur lokasi kejadian selama empat hari berturut-turut sehingga debit air mengalami kenaikan ke permukaan dengan tinggi kurang lebih satu meter.

Akibatnya air permukaan sungai naik dan masuk ke pemukiman warga. Namun hingga kini diketahui tak ada korban jiwa akibat banjir

Baca: Budidaya Ikan Dewa yang Menggiurkan, Saat Imlek Harganya Bisa Capai Rp 1 Juta

Baca: Pasar Murungkeraton Tak Kunjung Diresmikan, Ternyata Ini Penyebabnya

Sementara Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin menambahkan memang tiga daerah ini Tala Tambu, dan Kotabaru setiap tahun jadwalnya bulan ini banjir sebagaimana mana tahun sebelumnya.

"Kami imbau masyarakat siap siaga juga," kata dia. (Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved