Berita Tapin

Pelajar Tapin Ini Kampanye Pencegahan Perkawinan Anak di Lapangan Dwi Dharma Rantau

Kampanye dan aksi damai pencegahan perkawinan usia anak berlangsung di lapangan Dwi Dharma, Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu (16/6/2019).

Pelajar Tapin Ini Kampanye Pencegahan Perkawinan Anak di Lapangan Dwi Dharma Rantau
Humas Pemkab Tapin
Kampanye dan aksi damai pencegahan perkawinan usia anak berlangsung di lapangan Dwi Dharma, Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu (16/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kampanye dan aksi damai pencegahan perkawinan usia anak berlangsung di lapangan Dwi Dharma, Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu (16/6/2019).

Kegiatan itu melibatkan ratusan pelajar binaan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Forum Anak Kabupaten Tapin, Duta GenRe tingkat Kabupaten Tapin, PIK remaja Pramuka Bakti Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tapin, Hj Lailian Noor mengaku kegiatan kampanye dan aksi damai itu bertujuan mengajak masyarakat dan peserta senam pagi di lapangan Dwi Dharma Rantau untuk bersama mencegah perkawinan anak.

Baca: Viral Kisah Bubble Tea Menumpuk di Usus Remaja China, Simak 5 Resiko Konsumsi Bubble Tea

"Ini bentuk kegiatan inovasi kami mencegah perkawinan anak usia dini. Makanya dalam kegiatan kampanye itu juga membawa poster dan spanduk berisi pesan menolak perkawinan anak," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Lailian Noor mengaku dalam waktu dekat ini, Kabupaten Tapin akan mengikuti lomba kampanye pencegahan perkawinan anak di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Baca: Bentar Lagi MotoGP Catalunya 2019 Live di Trans7 - Jorge Lorenzo Mengaku Mulai Nyaman Pakai RC213V

Baca: Najwa Shihab Beberkan Drama Konyol Setnov, dari Papa Minta Saham hingga Drama Tiang Listrik

Baca: Terburuk dalam 4 Dekade Copa America, Argentina Mengalami Kekalahan Menyakitkan di Awal Kompetisi

Provinsi Kalsel akan menjadi tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 26 pada akhir Juni 2019 ini

Tema yang menjadi sorotan pada Harganas di Kalsel adalah tingginya angka Pernikahan Dini serangkaian acara akan dilaksanakan di sebelum kegiatan puncak peringatan Harganas termasuk kegiatan seminar yang membahas tentang masih tingginya angka pernikahan anak usia dini.

Provinsi Kalsel merupakan salah satu daerah dengan jumlah pernikahan dini tertinggi di Indonesia.

Penyebab pernikahan usia dini di Kalsel yang masih tinggi, antara lain pengaruh ekonomi, para orang tua belum memahami hak-hak anak serta dampak dari perkawinan di usia anak.

Belum lama ini, publik dihebohkan dengan perkawinan anak di kabupaten Tapin dan kabupaten Balangan.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan dalam setiap kesempatan memberoka sambutan selalu meminta peran serta masyarakat agar tidak menikahkan anaknya yang masih usia sekolah.

Bahkan, Pemerintah Kabupaten Tapin siap memberikan beasiswa bagi anak yang putus sekolah agar menakutkan sekolahnya dan tidak cepat menikah. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved