Stadion 17 Mei Direnovasi

Atlet Kalsel Terpaksa Latihan Lari di Lintasan Berbatu, Renovasi Stadion 17 Mei Bakal 'Minta Korban'

Para atlet atletik, tim Barito Putera, tim sepak bola Peseban dan atlet dari cabang olah raga lainnya selama tiga tahun akan kelihangan tempat latihan

Atlet Kalsel Terpaksa Latihan Lari di Lintasan Berbatu, Renovasi Stadion 17 Mei Bakal 'Minta Korban'
capture/banjarmasin post
Harian Banjarmasin Post edisi Senin 17 Juni 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Renovasi Stadion 17 Mei Banjarmasin yang dimulai Juli 2019 akan meminta ‘korban’. Para atlet atletik, tim sepak bola Barito Putera, tim sepak bola Peseban dan atlet dari cabang olah raga lainnya selama tiga tahun akan kehilangan tempat berlatih dan bertanding yang ideal.

“Kami berharap bisa terus latihan di Stadion 17 Mei,” kata pelatih atletik Fatmawati, Kamis (14/6).

Fatmawati mengatakan atlet atletik biasanya latihan di 17 Mei jika Barito Putera tidak latihan.

“Jika Barito latihan di 17 Mei, kami latihan di lapangan SKB Mulawarman dan di Stadion Lambung Mangkurat Jalan A Yani Kilometer 4,” ujarnya.

Dari dua tempat itu, mereka lebih banyak latih di lapangan SKB.

“Ini karena dekat dengan kediaman atlet. Selain itu, latihan dilakukan saat anak-anak pulang sekolah. Kalau jauh, jam berapa lagi mereka latihan dan bisa tak sempat,” ujar mantan pelari ini.

Baca: Vergie Andalkan iPhone XS Max Agar Mulus dan Nyaman Main PUGB

Menurut Fatmawati, sebenarnya lapangan SKB tidak layak untuk latihan lari. “Lapangan SKB tak layak untuk latihan, karena di lokasi banyak batu, kemudian ada orang latihan bola, orang lari-lari dan orang main sepeda. Hal ini bisa mengakibatkan atlit cedera, misal harus berhenti mendadak, tertabrak pemain bola atau orang bersepeda dan lari serta lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, latihan atlet atletik seharusnya memakai lintasan karet sintetis (tartan). Namun provinsi yang tak punya lintasan ini di Indonesia hanya Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Tidak adanya lintasan representatif dan sesuai membuat satu atlet atletik Kalsel, yang kebetulan putra Fatmawati yakni M Suria Ariadi, terpaksa berlatih di Semarang Jawa Tengah. Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kalsel mengirimnya guna menghadapi beberapa even nasional.

“Latihan di sana juga untuk membiasakan di lintasan tartan. Ia akan ikut lari 200 meter di Jateng Open dan prakualifikasi PON ,” tuturnya.

Baca: Hasil Copa America 2019 - Suarez dan Cavani Bawa Uruguay Gasak Ekuador, Skor Akhir 4-0

Apakah ada dana latihan, Fatmawati mengatakan tidak ada kecuali ada even misal Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Porda). Maka kalau latihan atlet membawa minuman sendiri atau beli.

Untuk jumlah atlit atletik yang ia bina sekitar 30 orang. Mereka terdiri atas atlet pemula, SD, SMP, SMA, hingga ada yang kuliah dan bekerja. Fatmawati pun berharap mereka bisa tetap berlatih di Stadion 17 Mei karena ia dengar yang direhap pada tahap awal hanya tribun.

Untuk event lokal, atletnya saat ini mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA Tingkat Provinsi Kalsel pada 19 Juni ini jika tak ada perubahan, O2SN SMK dan persiapan Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda). (kur/dwi/arl)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved