Berita Kalteng

Dorong Percepatan Pembuatan Sertifikat Tanah Wakaf, Kantor Kemenag Kapuas Kerjasama dengan BPN

MoU itu mengatur tentang percepatan penerbitan sertifikat tanah wakaf di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dorong Percepatan Pembuatan Sertifikat Tanah Wakaf, Kantor Kemenag Kapuas Kerjasama dengan BPN
banjarmasinpost.co.id/fadli setia rahman
Kepala Kantor Kemenag Kapuas H Ahmad Bahruni dan Kepala Kantor BPN Kabupaten Kapuas, Suraji 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kapuas, Senin (17/6/2019).

MoU itu mengatur tentang percepatan penerbitan sertifikat tanah wakaf di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Alhamdulillah, hari ini kami dengan Kemenag Kapuas telah melaksanakan kerjasama atau MoU dalam rangka percepatan pembuatan sertifikat tanah wakaf. Insyaallah tahun ini ada 83 bidang tanah wakaf di Kapuas yang akan diselesaikan sertifikatnya," kata Kepala Kantor BPN Kabupaten Kapuas, Suraji.

Pihaknya berharap dengan waktu yang sangat singkat dan begitu padatnya kegiatan di BPN, semua bisa diselesaikan.

"Kami harapkan sertifikat 83 bidang tanah wakaf itu bisa diselesaikan Bulan Oktober atau akhir November. Kalau semua status tanah sudah clean and clear, pasti bisa selesai sebelum akhir tahun," ungkapnya.

Baca: Tanda Alam Ariel NOAH dan VJ Laissti Berjodoh? Wajah Mantan Baim Wong dan Ariel Jadi Sorotan

Baca: Pembatasan Akses Instagram, Facebook & WhatsApp Saat Sidang Pilpres di MK, Menkominfo Jelaskan Ini

Baca: Kecelakaan Lalu Lintas, Dua Warga Palangkaraya Tewas Dalam Sehari di G Obos dan Jl Tjilik Riwut

Baca: Kecelakaan Maut Tol Cipali, Kapolda Jabar : Bus Tiba-tiba Diserang Penumpang, 12 Orang Tewas

Suraji menambahkan, di Kabupaten Kapuas sudah hampir 300 bidang tanah wakaf yang diselesaikan pensertifikatannya.

"Untuk di Kabupaten Kapuas ini tanah wakaf sudah disertifikatkan 292 bidang, itu dilaksanakan 2017 dan 2018. Selebihnya tinggal bagaimana memanfaatkan tanah wakaf itu yang status haknya oleh negara sudah diberikan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni mengatakan tahun ini untuk percepatan sertifikat tanah wakaf, ada pembiayaannya dari DIPA Kanwil untuk 83 lokasi tanah wakaf di Kabupaten Kapuas.

Mempercepat prosesnya mengingat waktu, pihak Kantor Kemenag Kapuas tentu ambil langkah, satu diantaranya bekerjasama dengan BPN dalam rangka percepatan pensertifikatan tanah wakaf.

"Alhamdulillah, hari ini terlaksana MoU tersebut, BPN mendukung dan berjanji paling lambat akhir November 2019 ini, sudah selesai sertifikat 83 bidang tanah wakaf itu. Sepanjang status tanah sudah clean and clear atau tidak menimbulkan permasalahan di lapangan," ungkapnya H Bahruni didampingi Penyelenggara Syariah Kantor Kemenag Kapuas H Supriatin.

Pada pelaksanaan dan prosesnya, pihaknya pun akan mengikuti sesuai regulasi aturan yang ada untuk percepatan pensertifikatan tanah wakaf.

Baca: Hermansyah Pastikan Maju di Pilwali Banjarmasin 2020, Berencana Minta Restu Ketum PDIP Megawati

Baca: Kapolsek Banjarmasin Tengah : Kebakaran Kantor SPBU Teluk Dalam Disebabkan Korsleting Listrik

Baca: Watak Asli Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Diungkap Pemandu Wisata di Australia, Singgung Soal Gosip

Jika pensertifikatan tanah wakaf sudah selesai tinggal pemanfaatannya saja lagi harus betul-betul sesuai tujuan dan fungsi wakaf.

"Yaitu sebagai sarana dan kegiatan ibadah, pendidikan, kesehatan, bantuan kepada fakir miskin, anak terlantar, yatim piatu, beasiswa, kemajuan dan peningkatan ekonomi umat serta kemajuan kesejahteraan umum lainnya," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved