Berita Tabalong

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono Ajak Perangi HOAX

Mudahnya warga dalam mengakses dan menyebarkan informasi menjadikan warga perlu menjadi pengguna media sosial yang bijak.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono Ajak Perangi HOAX
diskominfo tabalong
Apel Hari Kesadaran Nasional di Pendopo Bersinar Pembataan, Senin (17/06/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Mudahnya warga dalam mengakses dan menyebarkan informasi menjadikan warga perlu menjadi pengguna media sosial yang bijak. Tidak mudah percaya dengan berita yang tidak jelas kebenarannya dan tidak dengan mudah menyebarkannya.

Karena jika tidak berhati hati pengguna media sosial bahkan bisa dipenjarakan jika melanggar undang undang ITE. Hal ini ditegaskan Kapolres Tabalong AKBP Hardiono SIK dalam apel Hari Kesadaran Nasional di Pendopo Bersinar Pembataan, Senin (17/06/2019).

AKBP Hardiono SIK menjadi inspektur dalam apel tersebut dan memberikan imbauan kepada waega untuk bisa cermat dalam menanggapi informasi yang didapat.

"Informasi yang didapat harus dipastikan dari sumber terpercaya, tidak dengan mudah mengunduh dan menyebarluaskan informasi di media sosial," ujarnya.

Baca: PUPR Kabupaten Tanahbumbu Janji Anggarkan Dana Terkait Penanganan Soal Banjir

Baca: Kapolsek Apresiasi Inisiatif Anggota, Ini Fakta Bencana Banjir di Karang Bintang Saat Ini

Baca: Polres Banjarbaru Mediasi Permasalahan Dua Tokoh di Jalan Kuranji yang Meresahkan Warga

Menurutnya, saat ini perkembangan teknologi semakin lama semakin berkembang. Dan keberadaan teknologi tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudahan teknologi memang memberi banyak manfaat bagi masyarakat karenanya telepon genggam dan internet bukan lagi menjadi barang mewah. Dari daerahbperkotaan hingga pedesaan bosa mendapatkan aksea internet dengan mudah.

"Teknolongo akan menjadi baik jika digunakan secara baik dan bijak, dan bisa merugikan jika digunakan untuk hal yang tidak baik," ujarnya.

Menjadi pengguna teknologi yang cerdas juga pwrlu ditularkan kepada orangvorang disekitar, dengan menyampaikan agar tidak menjadi bagian penyebar hoax. Pemerintah juga sempat membatasi penggunaan beberapa jejaring sosial untuk mencegah terjadinya hoax.

Sebaliknya, teknologi seharusnya menjadi kekuatan bagi warga untuk mempererat persatuan. Menyatukan tujuan untuk peeesatuan bangsa dan menghindari terjadinya perpecahan.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni kurniawati)

Kominfo Tabalong

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved