Berita Banjarbaru

Masih Banyak Pengendara di Banjarbaru Lawan Arus, Polres Sebut Jumlah Pelanggaran Sebanyak Ini

Pelanggaran melawan arus lalu lintas masih ditemui di wilayah Kota Banjarbaru. Hal ini masih ditemui oleh Satuan Lalu Lintas saat melakukan patroli

Masih Banyak Pengendara di Banjarbaru Lawan Arus, Polres Sebut Jumlah Pelanggaran Sebanyak Ini
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Gustaf Adolf M. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pelanggaran melawan arus lalu lintas masih ditemui di wilayah Kota Banjarbaru. Hal ini masih ditemui oleh Satuan Lalu Lintas saat melakukan patroli lalu lintas di wilayah Hukum Polres Banjarbaru.

Bahkan, berdasarkan hasil Operasi kepolisian ketupat intan 2019 dalam rangka pengamanan lebaran yang telah digelar selama 13 hari dari 29 mei sampai 10 juni 2019, kasus pelanggaran melawan arus juga mendominasi.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Gustaf Adolf M mengatakan bahwa hasil Operasi kepolisian ketupat intan 2019 ditemukan 85 perkara.

"Untuk teguran kepada pengendara ada sebanyak 310. Jadi total kasus ada 395 selama Operasi kepolisian ketupat intan 2019," katanya, Senin, (17/6).

Khusus untuk pengendara roda dua, perkara yang paling banyak ditangani yakni perkara pengendara roda dua yang melawan arus.

Baca: Momen Syahrini Ngaku Pura Pura Bahagia Saat Bulan Madu di Bora Bora Bersama Reino Barack

Baca: Terdakwa Pemenggal Kepala Nyatakan Pikir-pikir Atas Tuntuan 20 Tahun, JPU Banjar Ambil Sikap Begini

Baca: Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Disebut Akan Adakan Pesta Besar Tahun Depan, Terawangan Mbak You

Untuk kendaraan roda empat, perkara yang paling banyak melanggar yakni masih banyaknya pengemudi yang tidak memakai sabuk pengaman.

"Untuk perkara roda dua yang melawan arus pada Operasi kepolisian ketupat intan 2019 ada 27 perkara. Untuk pengendara roda empat yang masih tidak memakai sabuk pengaman ada 14 kasus," katanya.

Disebutkannya bila dibanding dengan 2018, memang terjadi peningkatan pelanggaran dan teguran kepada para pengendara yang masih tidak tertib berlalu lintas.

Mengingat pada 2018 lalu, kasus tilang Operasi kepolisian ketupat intan 2019 hanya 47 perkara dan pengendara yang ditegur ada 69 kasus.

Sekadar diketahui pada Operasi kepolisian ketupat intan 2019 ada beberapa perhatian khusus kepada sejumlah kejadian.

Untuk kendaraan roda dua yang jadi perhatian seperti kecepatan pengendara, penggunaan helm, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, pengendara menggunakan ponsel, mabuk dan dibawah umur.

Untuk kendaraan roda empat yang harus diperhatikan seperti kecepatan, safety belt, over load, melawan arus, mabuk, menggunakan ponsel dan melanggar rambo-rambo lalu lintas (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved