Berita Banjarbaru

Polres Banjarbaru Mediasi Permasalahan Dua Tokoh di Jalan Kuranji yang Meresahkan Warga

Polres Banjarbaru melakukan mediasi permasalahan dari dua tokoh yang terjadi di Jalan Kuranji, Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, Senin

Polres Banjarbaru Mediasi Permasalahan Dua Tokoh di Jalan Kuranji yang Meresahkan Warga
Kiriman Warga Kuranji
Suasan mediasi di Polres Banjarbaru, sementara jalan menuju mesjid ditutupi batu batu besar. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Polres Banjarbaru melakukan mediasi permasalahan dari dua tokoh yang terjadi di Jalan Kuranji, Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, Senin, (17/6) sore.

Mediasi ini dilaksanakan di Aula SS Polres Banjarbaru ini diketahui antara dua tokoh di Jalan Kuranji yakni H Husni pengurus Ponpes Sulaimaniyah Al-Husna dan Guru Juhran sebagai pengurus Ponpes Usluhuddin.

Mediasi itu dilakukan untuk menciptakan suasana aman dan kondusif serta ketertiban umum dari permasalahan yang terjadi dari kedua belah pihak.

Permasalahan dari kedua tokoh itu juga cukup meresahkan masyarakat sekitar.

Awalnya ada sejumlah truk menurun batu-batu besar dan menutupi jalan untuk menuju Mesjid Jami Al - Husna dan Pondok Pesantren (Ponpes) Sulaimaniyah Al- Husna pada 19 Mei lalu.

Baca: Ribuan Pelanggan PDAM Alalak Handil Bakti Tak Peroleh Air Bersih, Penyebabnya Karena Perbaikan Jalan

Baca: Ketahuan Simpan Sabu di Kamar, Pemuda Banjarmasin Ini Diancam Minimal Empat Tahun Penjara

Baca: Dana Santunan Penyelenggara Ad Hoc Pemilu 2019 Meninggal Dunia Diprediksi Cair Akhir Juni 2019

Penumpukan batu besar ini sudah mengganggu masyarakat untuk beribadah, sehingga pihak Pondok Pesantren melaporkannya ke RT dan RW setempat, hingga sampai ke Polres Banjarbaru.

Diketahui batu itu dikirim oleh oknum tidak bertanggung jawab. Di sisi lain, Guru Juhran mengklaim bahwa lahan untuk jalan dan mesjid itu adalah miliknya.

Sementara itu H Husni mengatakan bahwa ia telah membelinya dari Guru Juhran sebesar Rp 150 juta pada tahun 2012 yang lalu namun tanpa kuitansi, sebab saling percaya.

Untuk mencari solusi akhirnya Polres Banjarbaru memfasilitasi mediasi untuk kedua belah pihak agar bisa diselesaikan dengan cara yang baik.

Pada mediasi ini hadir H Husni beserta anggota keluarga dan Guru Juhran beserta pengurus Ponpes Usluhuddin.
Mediasi berlangsung cukup alot dan saling menyampaikan alasan serta bukti terkait dengan permasalahan yang terjadi.

Kanit Krimun Polres Banjarbaru Iptu Syahruji mengatakan bahwa mediasi dilakukan oleh Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas.

"Kami turut memonitor agar semuanya bisa berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan bisa diselesaikan oleh kedua belah pihak dengan baik, dan tentunya dibantu Bhabinkamtibmas," harapnya (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved