Berita Kalsel

Gara gara Juknis Berubah, Imanuel Gagal Ikuti 02SN

Perubahan persyaratan peserta yang dilakukan secara mendadak membuat atlet yang siap bertanding untuk seleksi menjadi terhalang tampil

Gara gara Juknis Berubah, Imanuel Gagal Ikuti 02SN
istimewa
karateka dari perguruan Lemkari Gemilang Banjarmasin, Imanuel Wirawan Setia Bakti gigit jari tidak bisa mengikuti 02SN SMA tingkat Provinsi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ajang seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA tingkat provinsi Kalimantan Selatan 2019 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel di Asrama Haji Embarkasi Senin - Rabu (17-19/6/2019) menuai banyak protes dari para atlet.

Perubahan persyaratan peserta yang dilakukan secara mendadak membuat atlet yang siap bertanding untuk seleksi menjadi terhalang untuk ikut tampil.

Salah satunya karateka dari perguruan Lemkari Gemilang Banjarmasin, Imanuel Wirawan Setia Bakti yang terpaksa gigit jari.

Persiapan lama serta predikat menjadi juara kumite putra tingkat Banjarmasin membuat siswa SMAN 7 Banjarmasin ini jadi gagal.

Penyebabnya dalam juknis (petunjuk teknis) yang didapat dari Dinas Pendidikan pusat atlet yangyang sudah juara 1, 2 dan 3 di nasional tidak boleh ikut kejuaraan tersebut.

Baca: Terjaring Razia, Pengendara Berdalih Tak Tahu Rambu dan Sistem Satu Arah di Jalan Pierre Tendean

Baca: LIVE INDOSIAR! Cara Live Streaming Persib Bandung Vs Tira Persikabo Liga 1 2019 Mulai Jam 18.30 WIB

Baca: LIVE MNC TV! Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam Piala AFC U-20, Cek Metube.id

"Sedangkan di Kalsel saat technical meeting sehari sebelum pertandingan peraturanya tidak sama seperti juknis (petunjuk teknis) yang didapat dari dinas pendidikan pusat," kata dia.

Tidak hanya Imanuel kabarnya sejumlah daerah termasuk Banjarmasin protes atas aturan yang dibuat pelaksana O2SN SMA tingkat provinsi dimana aturan baku nasional terkait larangan atlet yang pernah tanding di nasional dilarang ikut kembali.

Padahal aturan nasional hanya atlet peraih medali di nasional yang dilarang kembali ikut. Aturan provinsi itu dibuat 12 Juni kemarin, sementara kabulaten/kota sudah melakukan seleksi sebelum diterbitkannya aturan provinsi itu.

Imanuel yang pernah Juara 3 first Indonesia Internasional karate Championship di Jakarta 2016 tentu tidak bisa ikut bertanding aku atau terhalang aturan.

"Saya tentu kecewa dengan hal ini termasuk atlet lain juga," ujar Imanuel.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved