Berita Banjarbaru

Para Santri Al Fikrah Antusias Belajar Bahasa Arab, ''Bisa Karena Biasa, Mudah karena Dilatih''

Para santri dari santri Al Fikrah Kota Citra Graha Banjarbaru mendapatkan pembelajaran dan pelatihan Bahasa Arab oleh para mahasiswa dan alumni LIPIA.

Para Santri Al Fikrah Antusias Belajar Bahasa Arab, ''Bisa Karena Biasa, Mudah karena Dilatih''
HO/Al Fikrah Kota Cita Grha
Para santri Al Fikrah Kota Citra Grha Banjarbaru pada Kegiatan Daurah Bahasa Arab, Selasa, (18/6/2019). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU -"Bisa karena biasa, mudah karena dilatih" inilah tema yang ditanamkan kepada para santri Al Fikrah Kota Citra Graha Banjarbaru pada Kegiatan Daurah Bahasa Arab, Selasa, (18/6).

Kegiatan pelatihan bahasa Arab ini digelar oleh forum mahasiswa Islam Kalimantan Selatan (Formasika) dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arah (LIPIA) Jakarta cabang Universitas Imam Muhamad Ibnu Suud di Arab Saudi.

Selama tiga hari hari sejak Minggu, (16/6) hingga Selasa, (18/6) para santri dari santri Al Fikrah Kota Citra Graha Banjarbaru mendapatkan pembelajaran dan pelatihan Bahasa Arab oleh para mahasiswa dan alumni LIPIA.

Puluhan santri begitu antusias saat mendapatkan pelatihan dari Formasika terkait dengan materi dasar-dasar bahasa Arab hingga memahami hadis dan Al Qur'an.

Baca: BPBD dan Relawan Menyebar di Tujuh Titik Pengawasan Cari Korban Tenggelam di Sungai Tabalong

Ketua panitia kegiatan Daurah Bahasa Arab Isa Husaini mengatakan bahwa kegiatan itu dilaksanakan merupakan program tahunan dari Formasika LIPIA Jakarta.

"Dengan kegiatan ini, kita ingin para santri santri bisa semakin mengerti dan memahami tentang dasar-dasar bahasa Arab," katanya.

Untuk itu, pihaknya menekannya bahwa
Bisa karena biasa, mudah karena dilatih" menjadi tema kegiatan. Mengingat pelajaran bahasa Arab itu mudah bila dilatih dan akan menjadi bisa kalau sudah terbiasa berbahasa Arab.

"Saat proses pembelajaran kita bagi menjadi dua kelas. Satu kelas untuk pemula dan satu kelas lagi untuk santri yang lebih bisa bahasa Arab," katanya.

Agar para siswa tidak merasa bosan saat belajar bahasa Arab, kegiatan pembelajaran juga diselengi dengan game seru yang masih terkait dengan bahasa Arab.

"Kita melakukan nonton bareng film yang menggunakan bahasa Arab. Hal ini dilakukan agar santri tidak merasa bosan," tambahnya.

Baca: Remaja Jadi Korban Penusukan di Pasar Lama Banjarmasin, Pelaku Menghilang

Zainal Ilmi, mahasiswa semester delapan dari LIPIA Jakarta mengatakan para santri sangat antusias mengikuti pelatihan bahasa Arab meski hanya dilakukan selama tiga hari.

"Mereka bahkan meminta waktu tambahan untuk kegiatan Daurah bahasa Arab. Mereka merasa senang mendapatkan materi bahasa Arab yang dikonsep santai tapi serius," katanya.

Disebutkannya bahwa selama menjadi mahasiswa LIPIA dirinya sudah empat kali mengikuti kegiatan Daurah Bahasa Arab dengan lokasi yang berbeda tiap tahunnya.

"Daurah yang sudah pernah saya ikuti ada di Kandangan, Rantau, Martapura dan Banjarbaru. Semoga ilmu yang kita sampaikan bermanfaat dan para santri bisa lebih mengerti dan memahami cara belajar bahasa Arab," tambahnya. (banjamasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved