Berita Banjarbaru

Perlu Kajian Guna Memulangkan Tengkorak Demang Lehman dari Museum Leiden Belanda ke Banua

Ada wacana tengkorak pejuang asal Kalimantan Selatan Demang Lehman atau bergelar Kiai Adipati Mangku Negara akan dikembalikan ke Kalsel.

Perlu Kajian Guna Memulangkan Tengkorak Demang Lehman dari Museum Leiden Belanda ke Banua
Humas Pemprov Kasel
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin yang berniat memulangkan tengkorak Demang Lehman ke banua. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ada wacana tengkorak pejuang asal Kalimantan Selatan Demang Lehman atau bergelar Kiai Adipati Mangku Negara akan dikembalikan ke Kalsel.

Wacana ini memang sudah lama termasuk di era Rudy Ariffin namun belum juga terealisasi.

Akan tetapi, di era Sahbirin Noor ini Pemprov kembali akan mengaji pengembalian tengkorak Demang Lehman ini ke Banua.

Bahkan, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu, sudah sejarawan Belanda, Donald Tick di kediaman Mahligai Pancasila.

Donald Tick merupakan pemerhati Budaya Nusantara. Gubernur menyampaikan Donald Tick membeberkan tentang rencana pengembalian tengkorak Demang Lehman dari Belanda.

Baca: Polda Kalteng Gerebek Barak Tempat Transaksi Narkoba, 16,57 Gram Sabu dan 15 Pil Ekstasi Disita

Menurut Paman Birin sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan dan kerjasama dengan Donald Tick, sebab menurutnya hal itu sejalan dengan cita-cita dirinya menghargai jasa pejuang dan tidak melupakan sejarah. "Saya merespon positif supaya tengkorak kepala Demang Lehman dapat kembali ke Banua," kata Paman Birin.

Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Ahmad Subakti, dihubungi, Selasa (18/6/2019) menjelaskan, untuk mengembalikan tengkorak kepala Demang Lehman tersebut perlu kajian yang mendalam.

Atas dasar itu, menurut pria yang akrab disapa Paman Nanang ini akan dibentuk tim yang melibatkan cagar budaya dan permuseuman.

"Nanti ada tim tersendiri yang kita bentuk. Yang pasti pengembalian itu diperjuangkan pak gubernur, mudah-mudahan bisa terwujud," lontarnya.

Diketahui, tengkorak Kepala Demang Lehman diboyong penjajah ke Negeri Kincir Angin dan disimpan di Museum Leiden.

Baca: Bermasalah PB Forki Cabut SK Kepengurusan Forki Kalsel, Segara Gelar Musprov Luar Biasa

Dalam sejarahnya, pejuang bernama asli Idies ini menghembuskan nafas terakhir pada usia 32 tahun dengan cara digantung dan kepalanya dipisahkan dari tubuhnya oleh panjajah Belanda pada tanggal 17 Februari 1864 di Martapura.

Tak sampai di situ, tubuh dan kepala panglima perang Kerajaan Banjar ini terpisah tidak dimakamkan dalam satu lubang. Kepala Demang Lehman diboyong penjajah ke Negeri Kincir Angin dan disimpan di Museum Leiden, sehingga tubuh Demang Lehman dimakamkan tanpa kepala.

Tengkorak kepala Demang Lehman di Museum Leiden merupakan bukti otentiek dan bukti fisik secara nyata perjuangan Rakyat Banjar melawan penjajah. Beberapa kepala daerah Kalsel sempat berusaha mengembalikan tengkorak kepala Demang Lehman, namun belum berhasil.

Di era kepemimpinan H Sahbirin Noor, rencana pemulangan tengkorak pria kelahiran Barabai tahun 1832 itu mengemuka kembali. (banjarmasinpost.co.id /lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved