Opini

ULM Melangkah ke Tingkat Internasional, Doktor Kehormatan untuk Nico “Max Havelaar” Roozen

Sejak berdiri pada 21 September 1958, ULM telah berjuang memberikan pelayanan terbaik kepada bangsa dalam bidang pendidikan tinggi.

ULM Melangkah ke Tingkat Internasional, Doktor Kehormatan untuk Nico “Max Havelaar” Roozen
Dok kantor staf kepresidenan
Rektor ULM Sutarto hadi 

Kini saatnya bagi ULM untuk melangkah ke tingkat internasional. Kerja sama dibangun dengan universitas di dalam dan luar negeri.

Kerja sama tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas mahasiswa dan pembelajaran, tapi juga keunggulan akademis. Jumlah publikasi di jurnal internasional bereputasi meningkat. Ribuan artikel telah dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional.

ULM menjadi perguruan tinggi nomor satu dalam hal produktivitas publikasi di Kalimantan, dan berada pada ranking 32 nasional.

ULM berada pada jalur yang benar menuju universitas terkemuka dan berdaya saing, khususnya dalam bidang kajian lingkungan lahan basah. Diharapkan hal tersebut tercapai dalam waktu 10 tahun ke depan.

Dalam acara Peringatan 50 tahun Solidaridad di Utrecht, Negeri Belanda, ULM akan memberikan gelar doktor kehormatan kepada seseorang yang luar biasa, mantan Direktur Eksekutif Solidaridad, Nico Roozen.

Kontribusi beliau dalam bidang pembangunan masyarakat di lebih dari 40 negara di lima benua sungguh-sungguh luar biasa.

Nico Roozen adalah pendiri Solidaridad. Pengalaman beliau yang sangat panjang dan pemikiran yang bervisi jauh ke depan memberi pengaruh yang besar kepada Solidaridad dalam membangun jejak rekam, strategi organisasi, dan jaringan.

Beliau adalah orang pertama yang menggagas apa yang saat ini di seluruh dunia dikenal dengan Fair Trade Internasional.

Beliau memberi nama gagasan “pameran dagang” pertamanya “Max Havelaar”. Nama tersebut rupanya terinspirasi dari Novel yang diterbitkan tahun 1860 dan ditulis oleh Multatuli berjudul Max Havelaar.

Novel tersebut telah memainkan peranan kunci dalam membentuk dan mengubah kebijakan kolonial pemerintah Belanda di Dutch East Indies (Hindia Belanda).

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved