Berita Kalteng

UPR Mantapkan SDM Sambut Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI

Universitas Palangkaraya (UPR), Kalimantan Tengah berbenah seiring rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan Republik Indonesia

UPR Mantapkan SDM Sambut Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan RI
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)
Civitas Akademika Kampus Universitas Palangkaraya saat melakukan Halal Bihalal, Senin (17/6/2019) malam. Kampus ini benahi SDM menyabut Pemindahan Ibu Kota RI ke Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Universitas Palangkaraya (UPR), Kalimantan Tengah berbenah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dosen seiring rencana pemindahan Ibu Kota Pemerintahan Republik Indonesia salah satu alternatifnya ke Kalteng.

Hal itu diungkapkan, Wakil Rektor (Warek) UPR Bidang Perencanaan Sumin Gumiri dalam kegiatan Halal Bihalal yang digelar, Senin (16/6/2019) malam di Kampus UPR di Jalan Yos Soedarso Palangkaraya dengan mengundang semua civitas akademika UPR.

"Kami terus membenahi SDM tenaga pengajar di kampus dengan menyekolahkan dosen agar bisa meraih gelar doktoral, tentu salah satunya sebagai upaya memopersiapkan diri jika nantinya benar Kalteng akan dijadikan Ibu Kota Pemerintahan RI pengganti DKI Jalarta," ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, posisi Ibu Kota RI ke Kalteng sedikit banyak pasti akan berdampak pada peningkatan great kampus yang kedepannya selayaknya bisa disejajarkan dengan perguruan tinggi ternama lainnya yang punya daya saing tinggi."Ini yang kami persiapkan terus," ujarnya.

Baca: Stadion 17 Mei Direnovasi, Barito Putera Mengungsi ke Demang Lehman

Baca: Banjir Landa Kusan Hilir Tanahbumbu, 600 Hektare Sawah Terendam

Baca: Begini Pemadihin Milenial Promosikan Madihin, Youtube dan Instagram Jadi Media

Baca: Usia Kehamilan 7 Minggu, Shandy Aulia Sudah Buatkan Nama untuk Anak, Sudah Disiapkan Sejak Menikah

Rektor UPR, Andrie Elia, mengatakan, Halal Bihalal merupakan moment penting setelah menjalankaan ibadah puasa ramadan, diharapkan akan semakin memperkokoh rasa kebersamaan diantara semua civitas akademika kampus.

Saya mengajak untuk setelah ini meniadakan perbedaan setelah Pileg dan Pilpres, bulan syawal sudah saatnya disatukan persamaan dan kebersamaan sehingga momentum halal bihalal digelar sebagai ucapan syukur untuk kesukseskan proses demokrasi yang jujur dan adil.

"Saya mengimbau kita semua untuk bersatu dalam menjaga kebersamaan , apalagi diera pasar bebas semacam sekarang harus dihadapi bersama dengan kekompakan, demikiam juga kampus harus lebih berkualitas tinggi dimasa sekarang," ujarnya.

Sementara itu, mewakili dewan adat dayak (DAD) , H Wahyudi F Dirun, menilai, yang akan dihadapi Kalteng kedepannya, adanya rencana pemindahan Ibu Kota RI ke Kalimantan Tengah, sehingga warga Kalteng harus siap dalam menyambutnya.

"Akan terjadi lompatan pembangunan di Kalimantan Tengah, jika nantinya Kalteng dipilih sebagai Ibu Kota Pemerintahan NKRI, sehingga UPR pun nantinya juga akan naik great, tentu harus dipersiapkan sejak dini dengan meningkatkan SDM dan prasarana lainnya di kampus," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved