Ekonomi dan Bisnis

100 Pelaku UMKM Binaan BNI Wilayah Banjarmasin Ikuti BDS yang Digelar KPP Pratama Banjarmasin

Sebanyak 100 UMKM di bawah binaan BNI turut serta dalam kegiatan bertajuk Produk Banua Menembus Pasar Nusantara tersebut

100 Pelaku UMKM Binaan BNI Wilayah Banjarmasin Ikuti BDS yang Digelar KPP Pratama Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/mariana
Press conference Business Development Service (BDS) bertajuk Produk Banua Menembus Pasar Nusantara, bertempat di Rattan In Hotel, Banjarmasin, Rabu (19/6/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kesadaran membayar pajak bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Banjarmasin lebih digalakkan lagi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng).

Bekerjasama dengan BNI Wilayah Banjarmasin, KPP Pratama Banjarmasin Selatan dan KPP Pratama Banjarmasin Utara menggelar Business Development Service (BDS) yakni bimbingan dan pendampingan terkait perpajakan.

Sebanyak 100 UMKM di bawah binaan BNI turut serta dalam kegiatan bertajuk Produk Banua Menembus Pasar Nusantara tersebut, bertempat di Rattan In Hotel, Banjarmasin, Rabu (19/6/2019).

"Kegiatan seminar dan talkshow ini bermaterikan penyampaian informasi dan pelatihan strategi dalam hal pemasaran produk-produk UKM lokal Banjarmasin melalui e-commerce agar produk lokal Banua dapat lebih berekspansi dan dikenal ke seluruh Nusantara," terang Kepala DJP Kalselteng, Cucu Supriatna kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Gubernur Kalsel Ikut Resmikan Pelayanan Listrik 24 jam di Rantau Bujur bersama PLN

Selain itu, ditambahkannya, DJP bertanggung jawab melaksanakan bimbingan dan pendampingan terhadap pelaku usaha, terutama UMKM, agar mampu menjalankan kewajiban perpajakannya.

Dengan demikian, potensi besar UMKM akan mampu digali secara optimal yang pada akhirnya meningkatkan penerimaan pajak. Sebab itulah, melalui kegiatan
BDS yang setidaknya diadakan dua kali dalam setahun oleh unit kerja DJP di tiap daerah, pelaku UMKM secara bertahap memahami kewajibannya sebagai warga negara.

"Dimulai dengan mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP, menyetorkan pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, hingga melaporkan SPT-nya setiap tahun," jelas Cucu.

Kepala KPP Banjarmasin Selatan, Sudarmawan Haris Hartadi mengatakan, program BDS merupakan implementasi dari Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak nomor SE-13/PJ/2018 tanggal 9 Juli 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program BDS yang kemudian ditindaklanjuti oleh KPP Pratama Banjarmasin Selatan dan KPP Pratama Banjarmasin Utara bekerja sama dengan BNI Cabang Banjarmasin.

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin akan Limpahkan Perusahaaan Penunggak Iuran ke Kejaksaan

Sementara itu, Head of Network and Service BNI Wilayah Banjarmasin, Untung Rahmat Basuki menuturkan, sebanyak 16 triliun lebih dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) digelontorkan bagi 148.000 pelaku UMKM yang tergabung dalam Rumah Kreatif BUMN.

"Ada pemasaran kemudian pembinaan dan pelatihan, kami buatkan rumah kreatifnya bentuknya rumah dan kami desain sedemikian rupa supaya mereka bisa mendisplay barang dagangannya, di samping itu kami juga buatkan marketplacenya," jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga membuatkan pasar virtual sebab yabg dijual bukan saja makanan olahan, namun juga jasa juga dipasarkan, contohnya jasa foto prewedding, jasa olah video, dan jasa wisata Bogor yang mana hal ini belum terpikirkan masyarakat bisa pasarkan wisata lewat paket online. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved