KALSEL BERGERAK

Gubernur Kalsel Ikut Resmikan Pelayanan Listrik 24 jam di Rantau Bujur bersama PLN

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor meresmikan penyalaan listrik 24 jam di Desa Rantau Bujur, Rantau Balai dan Apuai, Kabupaten Banjar, Rabu.

Gubernur Kalsel Ikut Resmikan Pelayanan Listrik 24 jam di Rantau Bujur bersama PLN
HO/Humas Pemprov Kalsel
Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor meresmikan penyalaan listrik 24 jam di Desa Rantau Bujur, Rantau Balai dan Apuai, Kabupaten Banjar, Rabu (19/6/2019) 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJAR - Harapan masyarakat untuk bisa menikmati listrik secara penuh di tiga desa di wilayah Kecamatan Aranio akhirnya terwujud.

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor meresmikan penyalaan listrik 24 jam di Desa Rantau Bujur, Rantau Balai dan Apuai, Kabupaten Banjar, Rabu (19/6/2019).

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengucapkan terima kasih kepada PLN yang terus berupaya dan bergerak cepat untuk membuka akses kelistrikan di Kalsel.

Menurut Gubernur Kalsel, kebutuhan listrik menjadi kebutuhan utama masyarakat. Hampir seluruh aktivitas kehidupan manusia saat ini tergantung dengan adanya listrik.

Pria yang akrab disapa Paman Birin meyakini, dengan maksimalnya suplai listrik ke tiga desa tersebut memberikan dampak yang besar untuk mendorong perkembangan desa dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Untuk itu Paman Birin berharap kepada masyarakat untuk memanfaatkan energi listrik dengan sebaik-baiknya.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor meresmikan penyalaan listrik 24 jam di Desa Rantau Bujur, Rantau Balai dan Apuai, Kabupaten Banjar, Rabu (19/6/2019)
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor meresmikan penyalaan listrik 24 jam di Desa Rantau Bujur, Rantau Balai dan Apuai, Kabupaten Banjar, Rabu (19/6/2019) (HO/Humas Pemprov Kalsel)

Dirinya mengatakan, Pemprov Kalsel saat ini telah membuka akses jalan yang menguhubungkan antara Kabupaten Banjar dengan Tanah Bumbu, dimana jalan tersebut juga membuka akses terhadap desa-desa yang selama ini terisolir, termasuk desa Rantau Bujur ini.

Menurutnya, sinergi antara Pemprov Kalsel dengan BUMN maupun yang lainya harus terus ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Kami membangun jalanya, PLN yang membangun kelistrikanya, sinergi seperti ini harus terus dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Plh GM Wilayah VI Kalselteng Sari Indah Damayanti mengatakan, PLN bekerja keras untuk bisa menghadirkan listrik secara penuh untuk masyarakat. "Ini adalah upaya untuk mewujudkan cita-cita mulia kami untuk selalu berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui ketersedian listrik yang handal," sebutnya.

Untuk mewujudkan suplai listrik secara penuh di tiga desa ini, infrastruktur listrik yang sudah dibangun adalah jaringan tegangan menengah sepanjang 17 kilometer sirkuit serta 2 buah trafo dengan kapasitas 100 KVa dan 2 buah trafo dengan kapasitas 25 kVa dengan nilai investasi Rp 8 miliar.

Dirinya berharap kepada semua pihak untuk terus memperkuat sinergi agar suplai listrik kepada masyarakat dapat tetap menyala secara terus menerus.

"Kami memohon bantuan kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga aset kelistrikan, karena kendala utama gangguan distribusi listrik biasanya adalah sentuhan pohon, kesadaran bersama untuk menjaga jaringan dari gangguan pohon akan mengahasilkan listrik yang handal," ucapnya

Ditambahkanya, listrik yang handal biasanya akan menumbuhkan daya tarik investor untuk berinvestasi sehingga akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Suria, salah satu warga mengucapkan terima kasih atas suplai listrik ke wilayahnya. Dia mengaku sebelumnya listrik menyala hanya 12 jam saja. Dan itu terjadi belasan tahun lamanya. (AOL/*).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved