Berita HST

Petani Labuan Amas HST Mengaku Sulit Kembangkan Pertanian Cabai Besar, Pilih Cabai Rawit

Penanaman cabai besar di kawasan Labuan Amas Utara masih sulit. Bahkan, beberapa petani beralih menanam cabai rawit dibanding cabai besar.

Petani Labuan Amas HST Mengaku Sulit Kembangkan Pertanian Cabai Besar, Pilih Cabai Rawit
YABN
Ilustrasi - Tanaan cabai tumbuh subur di lahan 1 hektare milik petani di Desa Kertak Panjang, Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penanaman cabai besar di kawasan Labuan Amas Utara masih sulit. Bahkan, beberapa petani beralih menanam cabai rawit dibanding cabai besar.

Ketua Kelompok Tani Awang Taras, Rochyansyah, mengaku jika pemeliharaan tanaman cabai yang sulit sehingga membuat petani berpindah ke petani cabai rawit.

Selain itu, menurutnya, pihaknya juga mengembangkan pertanian padi, ternak, serta jeruk. Anggota kelompok taninya mencapai 110 orang. Bahkan, pihaknya juga masih melakukan program pengembangan tanaman jeruk dari 2011 lalu.

"Yang susah kami tanam itu ya cabai besar. Karena perawatannya yang susah," bebernya saat acara temu lapang antar petani, Rabu (19/6/2019).

Baca: Bappeda Litbang Banjar Libatkan Keluraha Tanggulangi Kemiskinan

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Labuan Amas Utara, Syahminan, membeberkan jika temu lapang ini dilakukan guna menyampaikan teknologi di bidang hortikultura tanaman cabai.

Hal ini bertujuan untuk menunjukan keberhasilan gapoktan bersama dalam menerapkan inovasi dan teknologi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Misradi, berencana akan memberikan bantuan tanaman cabai rawit beserta paket sarana produksi.

Bahkan rencananya, pihaknya aman mengembangkan pertanian cabai rawit seluas empat hektare.

"Kami akan mengerahkan penyuluh pertanian yang tergabung di Dinas Pertanian HST serta bantuan cabe rawit," katanya.

Baca: Sukseskan Program STBM, Danramil Birayang HST Bangun Jamban Untuk Warga Batu Tangga

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sri Sofiawarti, menarget jika Kecamatan Labuan Amas Utara akan dijadikan sentral tanaman cabai

"Kami ingin ketersediaan cabe merata dapat memenuhi permintaan pasar sehingga harga dapat stabil," ujarnya.

Camat Labuan Amas Utara, Muhammad Anhar, berharal temu lapang ini dapat memberi kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Labuan Amas Utara. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved