Berita Banjarmasin

Rumah dan Usaha Nur Ain di Bantaran Sungai Lulut Diganti Rp 175 Juta untuk Pembebasan Lahan

Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarmasin sudah mengagendakan pembayaran ganti rugi pembebasan lahan di Sungailulut, Banjarmasin.

Rumah dan Usaha Nur Ain di Bantaran Sungai Lulut Diganti Rp 175 Juta untuk Pembebasan Lahan
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Jembatan Sungaigardu Banjarmasin terlihat nampak rusak. Jembatan ini menjadi lalu lintas satu-satunya yang dilewati warga Sungailulut_wm 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Akhir Juni mendatang,  Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarmasin sudah mengagendakan pembayaran ganti rugi pembebasan lahan di Sungailulut, Banjarmasin.

Pasalnya, pembebasan tersebut diperuntukan pada proyek pergantian tiga unit jembatan yang ada di kawasan tersebut.

Ada sekitar 53 persil bangunan yang terdampak akan pembebasan lahan itu. Satu di antaranya ialah rumah Nur Ain, perempuan yang sudah merintis usaha dagang di Jalan Pramuka, Sungai Lulut, Banjarmasin itu juga akan mendapatkan ganti rugi atas ruamhnya.

Rumah Nur Ain berada di bantaran sungai, tepat di samping Jembatan Sungai Gardu I, Sungailulut. Ia mendapat ganti rugi atas bangunan rumah dan usaha dagang miliknya senilai Rp 175 juta. Pasalnya, bangunan milik perempuan itu berada pada zona hijau atau area yang dilarang adnaya bangunan.

Baca: Uang Penghargaan Purnatugas  DPRD  HSS, Rp 1,75 Juta Per Tahun, Pengganti Antarwaktu Tidak Full

Jumlah itu ujar Nur Ain memang kurang cukup apabila hendak kembali membuka usaha di pinggir jalan. Namun pihaknya dan warga lain menerima keputusan pemerintah.

Nur Ain dan warga lainnya mendapat batas waktu satu bulan untuk pindah pascanantinya dilakukan pembayaran yang direncanakan pada 24 dan 25 Juni 2019 mendatang. Batas waktu itu ia akui masih begitu sempit untuk mencari rumah pindah.

Sementara saat ini sebut Nur Ain, ia masih belum tahu akan tinggal dan melanjutkan usaha dimana. Belum lagi harus mengurus usaha agen penjualan LPG 3 kg miliknya.

“Kalau bisa itu dua bulan untuk batas waktu. Saya rasa itu cukup untuk pindahan,” harapnya. Meski begitu, Nur Ain sudah setuju atas penawaran yang diberikan oleh Pemko Banjarmasin.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Banjarmasin, Ahmad Fanani Syaefuddin menerangkan, rencana pembayaran ganti rugi nantinya akan dilakukan selama dua hari. 24 Juni diagendakan untuk pembayaran pembebasan lahan di Jembatan Sungai Gardu I. kemudian hari berikutnya untuk pemilik bangunan di Jembatan Sungai Gardu II.

Baca: Komisioner KPU Provinsi Kalsel Serahkan Alat Bukti PHPU ke KPU RI untuk Sidang di MK

Pihaknya juga sudah melakukan pertemuan dengan warga pada beberapa waktu lalu. Hingga akhirnya disetujui oleh warga setempat dan akan masuk pada tahap pembayaran.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved