Revolusi Hijau Dishut Kalsel

Seminar Nasional Penyelamatan DAS Berbasis Bisnis Dirancang Bulan Juni ini, Persiapan pun dilakukan

Direncanakan program Rehab DAS itu didanai APBN dimana yang akan difokuskan rehab nya di areal seluas 8.300 hektare.

Seminar Nasional Penyelamatan DAS Berbasis Bisnis Dirancang Bulan Juni ini, Persiapan pun dilakukan
HO/Humas Dishut Kalsel
Jajaran Dishut Kalsel menggelar pertemuan membahas rencana kegiatan seminar nasional Penyelamatan DAS Berbasis Bisnis, Senin (17/6/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, - BANJARBARU - Dinas Kehutanan Kalsel akan menggelar Seminar Nasional Penyelamatan DAS Berbasis Bisnis pada Juni 2019 ini.

Direncanakan program Rehab DAS itu didanai APBN dimana yang akan difokuskan rehab nya di areal seluas 8.300 hektare.

Persiapan akan seminar nasional itu dilakukan. Termasuk ketika Senin (17/6/2019) kemarin Dishut menggelar pertemuan guna membahas rencana kegiatan seminar nasional tersebut.

Rencananya, areal tersebut terbagi dalam lingkup 5 KPH di dua |okasi. Yaitu hutan lindung seluas 5.671 Ha dan hutan produksi 2.629 Ha.

Digelar di ruang kerja Kadishut, rapat yang dihadiri pejabat terkait, serta pejabat BPDAS-HL Barito dipimpin langsung oleh Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nuroflq.

Direncanakan, kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan ini akan dilaksanakan dengan tiga pola. Yakni pola intensif 1.100 batang/Ha,total 1.059 Ha, pola intensif 625 batang/Ha, total 6.364 Ha dan pola agroforestry, total 877 Ha. Seluruh kegiatan ini akan bekerja sama dengan masyarakat.

Jajaran Dishut Kalsel menggelar pertemuan membahas rencana kegiatan seminar nasional Penyelamatan DAS Berbasis Bisnis, Senin (17/6/2019).
Jajaran Dishut Kalsel menggelar pertemuan membahas rencana kegiatan seminar nasional Penyelamatan DAS Berbasis Bisnis, Senin (17/6/2019). (HO/Humas Dishut Kalsel)

Jenis tanaman yang akan digunakan dalam kegiatan di rehabilitasi hutan dan lahan antara lain jenis sengon, meranti dan MPTS (jengkol, langsat, durian, kemiri, kopi, karet, dll).

Hanif mengatakan, kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan bukan saja sebagai upaya konservasi, namun juga bertujuan memberikan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan memilih jenis tanaman yang tepat, kegiatan ini dapat dikelola berbasis bisnis, yang nantinya berdampak pada kesejahteraan masyarakat", pungkasnya. (AOL/*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved