Berita Banjarmasin

Trail Pustaka Palnam Langsung Disambut Antusias Siswa SD Makmur dan Kayubawang Kabupaten Banjar

Lokasi sekolah yang tidak terjangkau mobil ditempuh dengan giat oleh petugas menggunakan trail lengkap mengangkut beragam macam buku.

Trail Pustaka Palnam Langsung Disambut Antusias Siswa SD Makmur dan Kayubawang Kabupaten Banjar
istimewa/agseisa
Trail Pusaka Palnam tiba di Desa Mawar dan Kayubawang Kabupaten Banjar, langsung disambut antusias siswa SD setempat._wm 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pakai motor trail petugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel jangkau pelosok. Lokasi sekolah yang tidak terjangkau mobil ditempuh dengan giat oleh petugas menggunakan trail lengkap mengangkut beragam macam buku.

Ini upaya dalam menggiatkan budaya membaca buku-buku. Kali ini giliran para siswa SDN makmur di jalan Handil parit desa makmur kelurahan gambut kabupaten Banjar dan SDN kayubawang 2.

Petugas yang menaiki traile menyusuri Medan berat setapak, melalui jalanan persawahan. Gigih membawa buku, begitu sampai di sekolah langsung diserbu antusias oleh para siswa.

"khusus ke sekolah-sekolah di handil yang jalan dan jembatan tidak bisa dilalui mobil pustling," ucap Kepala Dispersip Kalsel, Hj Nurliani Dardie kepada reporter banjarmasinpost.co.id, Selasa (18/6/2019).

Dikatakannya, Trail pustaka palnam siap bergerak naik gunung turun lembah dan masuk Handil Handil yang tak terjangkau dilewati roda empat demi wujudkan Kalsel cerdas.

Baca: Geledah Rumah di Pematang Panjang Gambut, Polda Kalsel Temukan 10 Paket Sabu Seberat 40 Gram

Baca: Celetukan Nia Ramadhani Dilabrak Kakaknya Saat Dua Adik Raffi, Nisya & Syahnaz Jadi Bintang Tamu

Ada empat unit motor trail. Untuk melayani sekolah atau masyarakat yang berada di lokasi dengan kondisi jalan akses sulit dilakukan mobil perpustakaan keliling.

Jadi pustakawan membawa buku-buku berkendaraan trail. "dengan sepeda motor segala medan itu maka Pasukan Cinta Palnam dapat membawa buku naik gunung, turun lembah. Masyarakat terpencil dan terisolir karena faktor geografis, berhak mendapatkan layanan perpustakaan secara khusus," ujarnya.

Hal ini sebagaimana diamanatkan UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved