Berita Banjarmasin

Angkutan Umum Tak Diminati saat Lebaran, BPTD WIlayah XV Kalsel Mulai Berpikir Lakukan Ini

Karakteristik kendaraan yang melintas di jalan-jalan di Provinsi Kalsel pada arus balik dan mudik Lebaran 2019 kemaren dianggap sama oleh Balai

Angkutan Umum Tak Diminati saat Lebaran, BPTD WIlayah XV Kalsel Mulai Berpikir Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id.co.id/isti rohayanti
BPTD Wilayah XV Kalimantan Selatan dan Pihak Kepolisan serta Jasa Raharja melakukan ram cek pada AKAP di Terminal KM 6 Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Karakteristik kendaraan yang melintas di jalan-jalan di Provinsi Kalsel pada arus balik dan mudik Lebaran 2019 kemaren dianggap sama oleh Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalimantan Selatan.

Namun dari evaluasi tersebut menimbulkan PR yang harus diselesaikan oleh BPTD Wilayah XV Provinsi Kalsel.

Pasalnya, jumlah angkutan umum yang melintas dan dianggap digunakan oleh masyarakat hanya satu persen. Sisanya, didominasi oleh kendaraan pribadi mencapai lebih dari 60 persen. Kemudian ada sekitar tujuh persen angkutan barang.

“Penggunaan kendaraan pribadi memang meningkat. Pelat hitam kami anggap kendaraan pribadi. Sementara pelat kuning tidak begitu banyak. Disini tugas kami agar bagaimana menciptakan angkutan umum yang bisa bersaing,” ucap Kepala BPTD Wilayah XV Kalimantan Selatan, Ardono, Kamis (20/6/2019).

Baca: Fatwa MPU Aceh Putuskan Game PUBG Haram, Sarankan untuk Diblokir karena Ancam Simbol Agama

Baca: Agar Tiket Pesawat Murah, Pemerintah Indonesia akan Beri Insentif bagi Maskapai, Begini Wacanannya

Baca: LIVE MNCTV! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Afghanistan di MNC TV Piala AFC U-20 Futsal 2019

Sebutnya, adanya angkutan umum yang nyaman dan berkeselamatan sehingga menarik minat masyarakat perlu untuk dibuat. Itulah yang saat ini ucap Ardono menjadi PR bagi pihaknya.

Ia akui pula, dalam keseharian, angkutan umum memang kalah dengan kendaraan pribadi. Ditambah lagi kondisi tofografi Kalsel yang dianggap jarak dekat untuk ke daerah maupun keluar provinsi. Selain itu jalanan pun sudah lumayan mendukung.

Namun jelasnya, penggunaan kendaraan pribadi dianggap lebih rentan terhadap kecelakaan. Karena pengendara yang tidak memperhatikan keamanan. Bahkan kebanyakan hanya menggunakan helm saja tanpa atribut pengaman lain.

“Angkutan umum sebenarnya lebih selamat. Hanya saja apakah angkutan kita menarik, dan bisa tepat waktu serta bagus,” ucapnya.

Ia pun mengajak instansi terkait untuk bisa mewujudkan angkutan umum yang nyaman dan terjangkau serta sopan dan tepat waktu.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved