Perempuan Pebisnis Fesyen Online di HSS

Dari Pedagang Pakaian di Pasar Pindah ke Dunia Maya, Sri Muliani Raih Omzet Puluhan Juta Per Bulan

Sejumlah online shop pun kini bermunculan di kabupaten berjuluk Bumi Antaludin ini.

Penulis: Hanani | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/hanani
Toko Online milik Sri Muliani di Jalan Aluh Idut Kandangan, HSS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bisnis Online kini perkembang pesat. Seiring berubahnya gaya hidup masyarakat yang tak bisa lepas dari gadget dan internet.

Informasi “dalam genggaman” pun mengubah prilaku masyarakat yang cenderung lebih menyukai hal-hal instan dan praktis. Termasuk dalam belanja kebutuhan pakaian.

Tak heran sebagian masyarakat memilih belanja online, meski hanya dengan melihat review gambar atau video postingan di sosial media. Selanjutnya, hubungi admin. Jika sudah deal, uang ditransfer, dan barang dikirim.

Gaya hidup “digital” itu pun kini dimanfaatkan para perempuan di kabupaten di Hulu Sungai, khususnya di Hulu Sungai Selatan. Sejumlah online shop pun kini bermunculan di kabupaten berjuluk Bumi Antaludin ini.

Baca: Takut dengan Dua Sosok ini, Narapidana di Rutan Jembrana Bali Makan Kotorannya Sendiri

Baca: Berenang dengan Batang Pisang, 2 Anak Tewas Tenggelam di Sungai Citepus

Baca: Sri Sultan Pertanyakan Rencana Jalan Tol Langsung Terhubung Airport, Yogyakarta Dapat Apa?

Baca: Penampakan Kekasih VJ Laissti Pasca Heboh Suapi Ariel NOAH, Sempat Foto Bareng Eks Sophia Latjuba

Sebut saja, online shop dengan akun intagram @hz.idang, @Hj.yaniannisa @hj_yulie, @d.i.y_online_store serta @andriyaniyuliarthase.

Para pemilik olshop tersebut terbilang sukses menjalankan bisnis online mereka. Dan rata-rata mereka adalah eks pedagang di pertokoan Pasar Los Batu Kandangan.

Seperti diakui Sri Muliani, pemilik toko online @hz.idang. Tujuh tahun lalu, dia bertoko gorden di Pasar Los Batu.

Seiring ramainya media sosial yang banyak dimanfaatkan untuk berjualan, Muliani mengaku tertarik, lalu mencoba membuka toko online, dan beralih ke fesyen.

Dia memulai toko fesyennya di depan rumah, Jalan Aluh Idut, Kandangan sejak tahun 2013. Untuk produk fesyen yang dijualnya, Muliani memilih jenis baju muslimah berbagai brand terkenal. Seperti Kursien Karzai, Shararea, Azzahra dan lainnya.

Selain baju muslimah, dia juga menjual jilbab dan khimar branded. Untuk itu, diapun sudah menjadi reseller produk-produk tersebut.

“Alhamdulillah sudah bisa menikmati hasilnya. Hanya dengan duduk manis di rumah, sambil mengerjakan pekrjaan rumah tangga, saya sudah bisa dapat duit,”ungkap lulusan salah satu MAN di Kandangan ini.

Baca: Sudah 147 Kasus DBD di HST, Begini Langkah Dinas Kesehatan untuk Membasmi Nyamuk

Baca: Jadwal Siaran Langsung Kolombia vs Qatar Copa America 2019 di Brasil, Live KVision TV

Baca: Kalsel Persiapkan Diri sebagai Tuan Rumah Harganas, Puncaknya 3-6 Juli 2019 

Berapa omzet penjualan pakaian secara online dan offlinenya? Muliani mengatakan, sudah puluhan juta per bulan.

“Waktu awal buka, sering sistem PO, karena belum banyak modal. Sekarang, barang yang saya pasarkan sudah ready stock,”tuturnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani) ‎

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved