Berita Regional

Fatwa MPU Aceh Putuskan Game PUBG Haram, Sarankan untuk Diblokir karena Ancam Simbol Agama

Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan fatwa mengharamkan permainan game PlayerUnknown’s Battlegrounds atau yang lebih dikenal

Fatwa MPU Aceh Putuskan Game PUBG Haram, Sarankan untuk Diblokir karena Ancam Simbol Agama
Kompas.com/Bill Clinten
Ilustrasi skin dan kostum bernuansa Godzilla di game PUBG Mobile. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan fatwa mengharamkan permainan game PlayerUnknown’s Battlegrounds atau yang lebih dikenal dengan PUBG dan permainan sejenisnya.

Fatwa itu dikeluarkan setelah melakukan kajian dan dengar pendapat bersama pakar Informasi dan Teknologi (IT), psikolog dan Fikih Islam secara mendalam saat Sidang Paripurna Ulama ke-III Tahun 2019 selama dua hari.

Menurut para ulama, permainan PUBG dan sejenisnya memiliki unsur kekerasan dan kebrutalan.

Hal dinilai bisa memberi kemudharatan yang besar, bahkan dapat menciptakan perilaku tidak baik terhadap anak-anak, khususnya di Aceh.

Baca: Kevin Aprilio Memiliki Utang Rp 17 Milair, Addie MS Khawatir, Untung Jantungku Enggak Lepas

Baca: LIVE MNCTV! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Afghanistan di MNC TV Piala AFC U-20 Futsal 2019

Baca: Alasan Sebenarnya Billy Syahputra Pacari Elvia Cerolline, Benarkah untuk Panasi Hilda Vitria?

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Fatwa PUBG haram dimainkan di Aceh


Ilustrasi poster PUBG Mobile dengna Godzilla(Tencent)

Para ulama yang tergabung di MPU Aceh telah mengeluarkan fatwa haram untuk permainan PUBG dan sejenisnya.

“MPU Aceh mengeluarkan fatwa permainan game PUPG dan sejenisnya haram hukumnya di Aceh,” kata Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (19/6/2019).

Fatwa itu dikeluarkan setelah melakukan kajian dan dengar pendapat bersama pakar Informasi dan Teknologi (IT), psikolog dan Fikih Islam secara mendalam saat Sidang Paripurna Ulama ke-III Tahun 2019 selama dua hari.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved