Berita Kalteng

Kalteng pedia : Alur Sungai Mentaya Makin Dangkal, Lalulintas Kapal Terganggu

Sungai Mentaya terletak di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Muara sungai ini terletak di Teluk Sampit Laut Jawa

Kalteng pedia : Alur Sungai Mentaya Makin Dangkal, Lalulintas Kapal Terganggu
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami pendangkalan sehingga mengganggu arus lalulintas kapal 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Sungai Mentaya terletak di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Muara sungai ini terletak di Teluk Sampit Laut Jawa.

Di Sungai Mentaya ada dua pelabuhan laut untuk bongkar muat kapal barang dan kapal penumpang.

Sungai Mentaya merupakan sungai utama yang dapat dilayari perahu bermotor, walaupun hanya 67 persen yang dapat dilayari.

Hal ini disebabkan karena morfologi sungai yang sulit, endapan dan alur sungai yang tidak terpelihara, endapan gosong, serta bekas-bekas potongan kayu.

Alur sungai yang saat ini mengalami pendangkalan, mengganggu lalulintas kapal pengangkut barang maupun penumpang, karena ketinggian air pada saat surut hanya mencapai satu meter pada titik tertentu.

Baca: Perasaan Sandy Tumiwa Saat Dipindah ke Rutan Salemba Diungkap Sosok Ini, Nyaman di Polsek Menteng

Baca: Lepas Neymar, PSG Harapkan Tiga Klub ini Beli Eks Barcelona

Baca: Dari Pedagang Pakaian di Pasar Pindah ke Dunia Maya, Sri Muliani Raih Omzet Puluhan Juta Per Bulan

Baca: Takut dengan Dua Sosok ini, Narapidana di Rutan Jembrana Bali Makan Kotorannya Sendiri

Baca: Berenang dengan Batang Pisang, 2 Anak Tewas Tenggelam di Sungai Citepus

Teluk Sampit di sungai ini membujur ke arah utara melewati Sampit.  Di sebelah utara Sampit, sungai ini terbagi dalam beberapa anak sungai yang lebih kecil. Salah satunya adalah Sungai Sampit yang berhulu di arah timur laut.

Sungai Mentaya menjadi sarana transportasi utama bagi masyarakat di sekitar sungai. Baik sebagai transportasi manusia maupun aneka barang seperti kayu dan barang tambang. Hal ini didukung dengan terdapatnya Pelabuhan laut di Sampit.

Tahun 1980-an, bagian muaranya, menjadi salah satu tempat penyu mendarat di Sampit, selain di sekitar kawasan pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit,  Kabupaten Kotawaringin Timur.

Meskipun untuk saat ini binatang ini sangat langka dan sulit ditemukan di kawasan Muara Sungai Mentaya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved